Radar Jember – Grand Prix Commission (GPC) resmi merilis sederet perubahan regulasi teknis dan olahraga yang akan mengubah wajah kompetisi MotoGP pada musim 2026 dan 2027.
Keputusan besar ini diambil setelah serangkaian rapat intensif yang melibatkan FIM, IRTA, MSMA, dan MotoGP SEG.
Poin paling mengejutkan dalam pengumuman tersebut adalah penghapusan total fasilitas wildcard untuk kelas utama MotoGP mulai musim 2027.
Baca Juga: Marc Marquez Juga Kebingungan: Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Tiba-Tiba Jatuh di MotoGP Spanyol 2026
Penghapusan ‘Wildcard’ dan Pembatasan Motor 2027
Mulai tahun 2027, tidak akan ada lagi pembalap tambahan atau penguji yang bisa turun balapan sebagai wildcard di kelas MotoGP.
Kebijakan ini berlaku untuk seluruh pabrikan tanpa memandang status konsesi mereka. Namun, fasilitas ini tetap dipertahankan untuk kelas Moto2 dan Moto3.
Selain itu, GPC memberikan larangan tegas untuk musim 2026: pembalap wildcard dilarang menggunakan motor spesifikasi 850cc yang dipersiapkan untuk regulasi 2027.
Langkah ini diambil untuk menjaga keadilan kompetisi sebelum transisi mesin besar-besaran dimulai.
Prosedur Start dan Pemantauan Tekanan Ban
GPC juga melakukan penyesuaian pada manajemen balapan yang berlaku segera:
- Penundaan Start: Jika terjadi penundaan start di grid, hitungan mundur menuju lap pemanasan kini akan dimulai dari papan 5 menit, bukan lagi 3 menit. Hal ini memberikan ruang lebih bagi tim untuk melakukan persiapan darurat.
- Tekanan Ban: Sistem pemantauan tekanan ban yang saat ini menjadi perbincangan hangat dipastikan akan terus berlanjut dan tetap diimplementasikan hingga musim 2027 mendatang.
Inovasi di Moto2 dan Moto3
Untuk kelas menengah dan ringan, otoritas balap kini secara resmi memperbolehkan penggunaan monitor detak jantung sebagai sensor opsional bagi pembalap Moto2 dan Moto3.
Data ini diharapkan dapat memberikan dimensi baru dalam analisis fisik atlet saat bertanding.
Di sisi lain, GPC juga memperketat aturan terkait pengujian medis bagi pembalap pascacedera serta standarisasi homologasi elektronik untuk perangkat IMU (Inertial Measurement Unit) guna memastikan semua pabrikan bermain dalam level yang sama.
Editor : Imron Hidayatullahh