Radar Jember – Kemenangan Marc Marquez dalam sesi sprint race MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez akhir pekan lalu masih menyisakan perdebatan panas.
Keberhasilan The Baby Alien menempati podium tertinggi dianggap kontroversial akibat celah dalam regulasi teknis saat terjadi insiden di lintasan.
Sorotan tertuju pada manuver Marquez yang mengganti motor setelah mengalami kecelakaan saat hujan mengguyur menjelang lap terakhir.
Meski secara teknis tidak melanggar aturan yang ada saat ini, cara Marquez kembali ke pit lane dinilai tidak lazim dan memberikan keuntungan yang dianggap tidak adil oleh tim lawan.
Aprilia: Aturan Pit Lane Harus Lebih Jelas
Direktur Tim Aprilia, Paolo Bonora, merespons insiden tersebut dengan mengirimkan pernyataan resmi kepada tim-tim MotoGP.
Ia menegaskan perlunya peninjauan ulang terhadap definisi masuk ke area pit lane dalam kondisi darurat.
Baca Juga: CEO Ducati Buka Suara: Dominasi Kami Mulai Goyah, Pengumuman Masa Depan Marc Marquez Segera Tiba!
"Hal ini perlu diperbaiki karena tidak didefinisikan dengan baik dalam peraturan. Prosedur masuk ke pit lane harus diperjelas secara jauh lebih mendalam agar tidak ada keuntungan abu-abu dari manuver seperti ini," tegas Bonora, dilansir dari laman Motosan.
Dukungan Ducati untuk Penyempurnaan Regulasi
Meskipun Marquez membalap untuk tim Ducati, Manajer Ducati Davide Tardozzi justru menyambut baik usulan Aprilia.
Ia sepakat bahwa setiap celah hukum dalam balapan harus ditutup demi integritas kompetisi.
"Faktanya, Marc tidak melakukan pelanggaran apa pun. Namun, kita harus memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperbaiki situasi. Jika ada cara untuk memperjelas regulasi lebih lanjut, itu akan jauh lebih baik," ujar Tardozzi.
Celah Aturan yang Dimanfaatkan Marquez
Berdasarkan laporan kronologi insiden, terdapat beberapa poin teknis yang menjadi sorotan:
- Melintasi Rumput: Setelah terjatuh, Marquez menyeberangi trek dan masuk ke pit lane melalui area rumput, bukan melalui jalur masuk resmi.
- Garis Putih: Peraturan melarang pembalap melintasi garis putih saat berada di dalam pit lane, namun Marquez melintasinya dari arah luar (jalur tidak resmi) yang ternyata belum diatur dalam buku regulasi.
- Prosedur Keamanan: Marquez dinilai cerdik karena menunggu semua pembalap lewat sebelum menyeberangi lintasan, sehingga tidak dianggap melakukan manuver berbahaya atau masuk dari arah yang salah (wrong way).
Baca Juga: Terungkap! Hal yang Tak Diucapkan Marc Marquez di TV: Satu Putaran yang Berujung Kesalahan Fatal!
Karena motor Marc Marquez tidak melewati garis sensor pit lane saat kecelakaan, ia dianggap masih memiliki hak untuk kembali ke pit dan menggunakan motor cadangan.
Inilah yang kini diperdebatkan oleh para petinggi tim untuk segera dibahas dalam pertemuan Komisi Keselamatan berikutnya.
Editor : Imron Hidayatullahh