Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Alex Marquez Jawab Rumor Pensiun Marc Marquez di Tengah Ancaman Aprilia, Sebut Dall'Igna Murka jika Tak Menang

Imron Hidayatullahh • Selasa, 21 April 2026 | 08:27 WIB
Marc Marquez dan adiknya, Alex Marquez, selebrasi setelah fisnish di Catalunya, 2025. (Ducati)
Marc Marquez dan adiknya, Alex Marquez, selebrasi setelah fisnish di Catalunya, MotoGP 2025. (Ducati)

Radar Jember - Menjelang MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Alex Marquez berada dalam situasi yang emosional.

Selain balapan di kandang sendiri, momen ini juga bertepatan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke-30.

Meski Aprilia tengah menunjukkan progres signifikan, pembalap Gresini Racing ini tetap menaruh kepercayaan penuh pada kekuatan teknis Ducati dan tangan dingin Gigi Dall’Igna.

Baca Juga: Ducati Krisis Menang di Jerez? Gigi Dall’Igna Dikabarkan Ngamuk Lihat Rival Makin Kencang di MotoGP 2026

Keyakinan pada Inovasi Ducati

Alex mengungkapkan alasannya tetap optimistis Ducati bisa membalikkan keadaan.

Menurutnya, pabrikan asal Italia itu memiliki sejarah panjang dalam mendominasi MotoGP selama hampir satu dekade terakhir.

"Mereka selalu punya cara untuk mengeluarkan 'keajaiban' saat orang-orang mengira motor tersebut tidak bisa dikembangkan lagi," ujar Alex, dinukil dari laman Motosan.

Baca Juga: Rookie Paling Menjanjikan! Veda Ega Pratama Diprediksi Susul Langkah Ai Ogura Menuju MotoGP

Ia menekankan bahwa budaya kompetitif dan rasa lapar akan kemenangan di internal Ducati adalah kunci utama yang membuat mereka sulit digeser.

Soroti Rahasia di Balik Fairing

Mengenai kemajuan pesat Aprilia, terutama di sektor aerodinamika, Alex tidak merasa gentar.

Baginya, komponen sayap atau winglet yang terlihat mencolok hanyalah bagian kecil dari performa motor secara keseluruhan.

"Saya tidak merasa komponen-komponen itu yang jadi pembeda utama. Itu hanya bagian yang paling terlihat," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kekuatan sebenarnya dari sebuah motor balap terletak pada detail internal.

"Sekitar 85 persen bagian motor tidak terlihat dari luar, dan di sanalah letak hal yang paling penting," katanya.

Baca Juga: Veda Ega Pratama "Berguru" di Markas Latihan Marc Marquez, Siap Balas Dendam di Moto3 Jerez 2026!

Standar Tinggi Gigi Dall’Igna

Di balik layar, Alex menggambarkan betapa tingginya standar yang diterapkan oleh sang bos teknis, Gigi Dall’Igna.

Dall’Igna dikenal sebagai sosok yang sangat menuntut performa maksimal dari seluruh timnya.

"Gigi adalah orang pertama yang akan marah jika tidak melihat motornya berada di barisan depan," ungkap Alex.

Baca Juga: Nicolo Bulega Intip-Intip Kursi Kosong MotoGP 2027: Kejar Mimpi Masa Kecil tapi Tak Tempat di Ducati?

Ambisi Dall’Igna sangat jelas: jika ada enam motor Ducati di lintasan, ia ingin keenamnya mengisi posisi enam besar.

Mentalitas inilah yang menurut Alex terus memacu seluruh kru dan pembalap Ducati untuk tetap di level tertinggi.

Sabar Menentukan Target dan Masa Depan Marc

Terkait persaingan gelar juara, Alex lebih memilih bersikap realistis.

Mengomentari performa Marco Bezzecchi yang saat ini memimpin klasemen, Alex menilai peta persaingan sesungguhnya baru akan terlihat setelah melewati sepertiga musim.

"Target realistis baru bisa ditentukan setelah seri keenam atau ketujuh," tambahnya.

Baca Juga: Pedro Acosta Protes Keras Regulasi MotoGP 2027! Sebut Kecepatan di Tikungan Lebih Mematikan daripada 360 Km/Jam di Lintasan Lurus!

Mengenai isu pensiun sang kakak, Marc Marquez, Alex meminta penggemar untuk tenang.

Ia meyakini Marc masih akan membalap untuk beberapa tahun ke depan, selama kondisi fisiknya masih memungkinkan untuk bersaing di level tertinggi.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#aprilia #alex marquez #marc marquez #ducati #MotoGP