Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Strategi Cerdik Marc Marquez! Mengapa Tolak Komitmen Jangka Panjang dengan Ducati Lenovo untuk MotoGP 2027?

Imron Hidayatullahh • Senin, 13 April 2026 | 08:45 WIB
Marc Marquez mengajukan syarat kontrak dengan format 1+1 kepada Ducati. (dok Ducati)
Marc Marquez mengajukan syarat kontrak dengan format 1+1 kepada Ducati. (dok Ducati)

Radar Jember – Teka-teki masa depan sang bintang MotoGP, Marc Marquez, di kursi pabrikan Ducati Lenovo kian menarik untuk disimak.

Meski Ducati terpantau ingin segera mengamankan tanda tangan Marquez sebelum regulasi baru dimulai tahun depan, pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut justru dilaporkan mengajukan syarat khusus: kontrak dengan format 1+1.

Opsi ini berarti Marquez hanya berkomitmen penuh hingga tahun 2027, sementara kelanjutan kerja samanya untuk musim 2028 akan ditinjau kembali berdasarkan hasil dan kondisi di lapangan.

Baca Juga: Anomali Garasi Ducati! Mick Doohan Pertanyakan Mengapa Marc Marquez dan Pecco Bagnaia Sulit Menang di MotoGP 2026!

Langkah ini disinyalir bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi besar Marquez dalam menakar sisa kejayaannya di lintasan balap.

Bukan Lagi Soal Uang, tapi Kebugaran

Pengamat MotoGP ternama, Ricard Jove, menilai keengganan Marquez untuk langsung menandatangani kontrak jangka panjang adalah sikap yang sangat realistis.

Pasca-cedera parah yang membekas sejak musim-musim sebelumnya, kondisi fisik menjadi variabel paling krusial bagi juara dunia delapan kali tersebut.

Marquez tampaknya telah mencapai fase karier di mana pamor dan nilai kontrak fantastis bukan lagi prioritas utama.

Baca Juga: Rapor Merah Rekan Setim: Alex Marquez dan Pedro Acosta Dominasi Box, Marc Marquez Ungguli Pecco Bagnaia!

Ia kini lebih fokus untuk memastikan apakah fisiknya masih mampu diajak berjuang di level tertinggi demi meraih kemenangan.

"Marquez tampak masih ingin melihat apakah fisiknya bisa diajak berjuang untuk kemenangan," ungkap Jove saat menganalisis situasi di area paddock.

Menanti Efektivitas Regulasi Baru

Ducati sendiri berada dalam posisi yang dilematis. Di satu sisi, mereka ingin segera mengunci pembalap dengan profil sekuat Marquez guna menghadapi transisi regulasi baru MotoGP.

Namun di sisi lain, tuntutan Marquez untuk tetap memiliki ‘pintu keluar’ di tahun 2028 menunjukkan bahwa sang pembalap ingin tetap memegang kendali atas masa depannya.

Jika kebugarannya terus menurun, Marquez kemungkinan besar akan memilih gantung helm lebih awal ketimbang hanya menjadi pelengkap di grid.

Baca Juga: Pedro Acosta Bakal Bangkitkan Keberingasan Marc Marquez, Seperti Era Jorge Lorenzo-Valentino Rossi di Yamaha

Sebaliknya, jika skema 1+1 ini membuahkan hasil manis dan fisiknya tetap kompetitif, bukan tidak mungkin ia akan memperpanjang dominasinya bersama pabrikan Borgo Panigale hingga tahun-tahun berikutnya.

Editor : Imron Hidayatullahh
#MotoGP 2027 #marc marquez #borgo panigale #ducati #MotoGP