Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Marc Marquez di Ambang Pensiun? Ducati Siapkan Dua Pengganti jika Sang Legenda Gantung Helm!

Imron Hidayatullahh • Jumat, 10 April 2026 | 13:21 WIB
Kontrak Marc Marquez dengan Ducati untuk MotoGP 2027 belum pasti. (michelin)
Kontrak Marc Marquez dengan Ducati untuk MotoGP 2027 belum pasti. (michelin)

Radar Jember – Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez di MotoGP kini memasuki babak baru.

Meski baru saja kembali ke lintasan, cedera bahu kronis dan masalah lengan pascainsiden di Austin dilaporkan terus menghambat performa sang juara dunia delapan kali tersebut.

Kondisi ini memicu rumor bahwa Marquez mungkin akan memilih gantung helm lebih cepat jika tidak mampu kembali ke level 100 persen.

Jack Appleyard, reporter pit lane MotoGP, mengungkapkan dalam podcast Motorsport República bahwa Marquez bukanlah tipe pembalap yang puas hanya dengan finis di posisi lima besar.

Baca Juga: Masa Depan Marc Marquez Masih Abu-abu, Ducati Terancam Krisis 'Pewaris' Takhta!

"Marc hanya ada di sini untuk menang. Jika ia merasa bahunya tidak akan membaik dan kekuatannya terbatas, saya tidak akan terkejut jika di pertengahan atau akhir musim ini dia berkata: 'cukup sampai di sini, saya berhenti'," ujar Appleyard.

Menurutnya, berkompetisi hanya dengan 75 persen kemampuan bukanlah filosofi balap seorang Marquez.

Rencana Suksesi Ducati: Aldeguer atau Diggia?

Menyadari situasi tersebut, Ducati tidak tinggal diam. Pabrikan Borgo Panigale dilaporkan sudah memiliki rencana cadangan yang matang.

Baca Juga: Semua Pembalap Ingin Balas Dendam kepada Marc Marquez! Begini Ulasan Mengejutkan Pengamat MotoGP

Nama Fermin Aldeguer muncul sebagai kandidat terkuat untuk naik ke tim pabrikan jika Marquez memutuskan mundur.

Namun, skenario ini cukup rumit karena Aldeguer sebenarnya telah diproyeksikan untuk bergabung dengan tim VR46 pada 2027 sebagai bagian dari komitmen Ducati kepada tim satelit milik Valentino Rossi tersebut.

Selain Aldeguer, Fabio Di Giannantonio (Diggia) juga menjadi opsi yang sangat masuk akal.

Hingga seri ketiga musim 2026, Diggia secara mengejutkan memimpin klasemen internal Ducati dengan keunggulan lima poin di atas Marquez.

Performa impresif ini membuat Ducati mempertimbangkan untuk mempromosikan Diggia ke tim utama mendampingi Pedro Acosta pada 2027 jika Marquez hengkang.

Baca Juga: Ducati Tolak Mentah-mentah Ide Pembalap Cadangan Permanen MotoGP! Tardozzi Sebut Mustahil, Ini Alasannya

Strategi Jangka Panjang

Meskipun pensiun di akhir 2026 dianggap terlalu dini—karena Marquez diprediksi ingin mencicipi regulasi baru 2027—Ducati tetap harus waspada.

Strategi paling aman bagi pabrikan Italia saat ini adalah mencoba meyakinkan Marquez untuk bertahan setidaknya satu tahun lagi demi stabilitas tim, sambil mematangkan transisi Aldeguer atau memantapkan posisi Diggia di struktur mereka.

Musim 2026 akan menjadi titik krusial. Keputusan Marquez nantinya tidak hanya akan menentukan akhir dari karier salah satu pembalap terbesar sepanjang masa, tetapi juga akan mengubah peta kekuatan dan susunan tim Ducati di masa depan.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Fermin Adeguer #Fabio Di Giannantonio #marc marquez #ducati #MotoGP