Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ducati Tolak Mentah-mentah Ide Pembalap Cadangan Permanen MotoGP! Tardozzi Sebut Mustahil, Ini Alasannya

Imron Hidayatullahh • Rabu, 8 April 2026 | 06:49 WIB
Davide Tardozzi, manajer Tim Ducati Lenovo, menyatakan keraguannya soal wacana pembalap cadangan permanen di MotoGP. (instagram/davidetardozziofficial)
Davide Tardozzi, manajer Tim Ducati Lenovo, menyatakan keraguannya soal wacana pembalap cadangan permanen di MotoGP. (instagram/davidetardozziofficial)

Radar Jember – Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, menyatakan keraguan besarnya terhadap wacana Liberty Media yang ingin mewajibkan setiap pabrikan MotoGP memiliki pembalap cadangan permanen layaknya di Formula 1.

Tardozzi menilai implementasi kebijakan tersebut akan membentur tembok besar, mulai dari ketersediaan talenta hingga beban finansial tim.

Gagasan ini muncul setelah Liberty Media dilaporkan tengah menjajaki diskusi dengan Asosiasi Pabrikan MotoGP (MSMA).

Baca Juga: Ditinggal Duo Matador, Gresini Racing Terpaksa Mulai Skuad dari Nol Menuju Musim MotoGP 2027: Siapa yang Bertahan?

Tujuannya adalah memastikan setiap tim memiliki satu atau dua pembalap cadangan yang selalu siap sedia di setiap seri Grand Prix.

Selama ini, MotoGP hanya mengandalkan test rider untuk mengisi kekosongan jika pembalap reguler berhalangan hadir, namun peran tersebut tidak bersifat permanen di sirkuit.

Tardozzi mengonfirmasi bahwa pembicaraan mengenai hal tersebut memang sedang berlangsung di tingkat otoritas balap.

“Memang benar bahwa MotoGP telah menyampaikan kepada para pabrikan soal keinginan mereka agar tim memiliki pembalap cadangan di Grand Prix,” ungkap pria asal Italia tersebut.

Namun, secara teknis, kebijakan ini dinilai sulit diterapkan. Salah satu kendala utamanya adalah jadwal uji coba yang sering kali berbenturan dengan agenda balapan resmi.

Baca Juga: Gonjang-ganjing di Keluarga Ducati! Fermin Aldeguer Dicuri VR46, Gresini Dipaksa Bangun Tim dari Nol

Selain itu, mencari pembalap dengan kompetensi yang setara dengan grid utama bukanlah perkara mudah. Bagi Ducati, fokus saat ini masih tertuju pada pengembangan teknis dan efisiensi tim.

“Saya rasa itu tidak mungkin. Saat ini, kami memiliki hal-hal yang lebih prioritas untuk ditangani,” tegasnya.

Tardozzi juga mempertanyakan ketersediaan pembalap berkualitas tinggi yang saat ini tidak memiliki kontrak balap reguler.

Ketimpangan level antara pembalap utama dan cadangan menjadi poin krusial yang disoroti oleh Ducati.

“Apakah menurut Anda ada 11 pembalap di luar grid ini yang memiliki level yang cukup?” pungkas Tardozzi meragukan kualitas stok pembalap cadangan yang tersedia.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#formula 1 #liberty media #davide tardozzi #ducati #MotoGP