Radar Jember - Aprilia terus memantapkan posisinya di papan atas klasemen kejuaraan balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP.
Jeda kompetisi yang tidak terduga akibat ketegangan situasi di Timur Tengah dimanfaatkan oleh pabrikan asal Noale, Italia, ini untuk mengonsolidasikan kekuatan mereka.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya setelah pencapaian luar biasa timnya di Circuit of the Americas (COTA), Austin.
Baca Juga: Isu Panas: Pecco Bagnaia Puji Dominasi Aprilia dan Ungkap Kelemahan Internal Ducati
Rivola menyebut pencapaian tersebut sebagai momen yang sangat bersejarah.
"Di Austin kami melakukan sesuatu yang bersejarah, sesuatu yang akan selalu dikenang dalam sejarah," ungkap Rivola penuh antusias, dinukil dari laman Crash.
Rivola sangat menyukai atmosfer kental khas Italia yang menyelimuti kesuksesan timnya saat ini, mulai dari jajaran pemilik, motor, hingga pembalap yang turun ke lintasan.
Namun, di balik euforia tersebut, ia mengakui jalannya balapan di Austin bukannya tanpa hambatan. Mereka sempat kehilangan banyak poin penting di sesi Sprint Race.
Dalam momen inilah Rivola melempar pujian sekaligus peringatan waspada terhadap ketangguhan salah satu rival terberat mereka, Marc Marquez.
"Ketika rival Anda adalah Marc Marquez, dan Anda tahu dia sedang tidak dalam kondisi prima, Anda tidak boleh memberinya keuntungan sedikit pun. Karena Anda tahu dia pasti akan bangkit kembali," tegas Rivola.
Meski begitu, Rivola merasa puas karena Aprilia berhasil membuktikan keunggulannya atas pabrikan lain di sirkuit yang biasanya sangat didominasi oleh Marquez.
Terkait peta persaingan merebut gelar juara melawan sang raksasa Ducati, ia melihat adanya peluang besar musim ini.
"Itu adalah sebuah harapan yang kami ukur berdasarkan angka. Pada tahun 2024, Ducati menciptakan motor yang luar biasa, namun lompatan mereka di tahun 2025 tidak terlalu mencolok. Kami tahu jika tren performa mereka berlanjut seperti itu, maka kami punya peluang bagus. Dan sejauh ini kenyataannya memang begitu," bebernya.
Kendati demikian, Rivola enggan jemawa dan mengingatkan timnya untuk tidak mengendurkan fokus demi terus menjaga tren positif di seri-seri berikutnya.
"Kita tidak boleh bersantai. Siapa pun yang berhenti melangkah maju, dia akan kalah. Saya berada di sini, dan kami semua ada di sini, tentu saja untuk menang," pungkas Rivola menutup pembicaraan.
Editor : Imron Hidayatullahh