Radar Jember – Gelaran MotoGP 2026 kini bersiap memasuki seri Amerika Serikat yang akan berlangsung di Circuit of the Americas (COTA).
Lintasan yang dikenal dengan desain teknis dan elevasi ekstrem ini selalu menjadi sorotan, bukan hanya karena persaingan di kelas utama, tetapi juga karena kehadiran talenta muda Indonesia di kelas pendukung.
Sirkuit COTA selama ini dijuluki sebagai "taman bermain" bagi Marc Marquez karena dominasinya yang luar biasa di sana.
Namun, publik tanah air kini memberikan perhatian khusus pada dua pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji.
Keduanya diharapkan mampu mencetak poin penting dan menunjukkan adaptasi yang cepat di lintasan yang memiliki total 20 tikungan tersebut.
Veda Ega Pratama, yang terus menunjukkan progres positif sejak naik kelas, diprediksi akan memberikan perlawanan sengit di kelas Moto3.
Sementara itu, Mario Aji yang berlaga di Moto2 diharapkan bisa memanfaatkan pengalaman musim sebelumnya untuk menaklukkan trek Austin yang sangat menuntut fisik pengemudi.
Baca Juga: Di Giannantonio Usai Duel Sengit dengan Marquez: "Pertarungan yang Indah, Agresif tapi Bersih"
"Sirkuit ini sangat menantang dengan kombinasi tikungan cepat dan pengereman keras. Fokus utama kami adalah menjaga konsistensi di setiap sektor agar bisa bersaing di barisan depan," ungkap salah satu perwakilan tim mengenai persiapan pembalap Indonesia.
Bagi para penggemar di Indonesia, perbedaan waktu yang cukup jauh dengan Austin menuntut persiapan ekstra untuk menyaksikan balapan yang biasanya berlangsung pada dini hari.
Sesi kualifikasi dan balapan utama diprediksi akan menyuguhkan drama, terutama di sektor pertama yang memiliki rangkaian tikungan S-curves yang sangat cepat dan mengalir.
Editor : Imron Hidayatullahh