Radar Jember – Marc Marquez kini telah mendarat di Brasil menjelang seri kedua MotoGP musim 2026.
Sebelum bertolak ke Goiania untuk balapan akhir pekan ini, bintang Ducati tersebut menyempatkan diri singgah di Sao Paulo guna menghadiri acara sponsor utamanya, Estrella Galicia 0.0.
Dalam kesempatan tersebut, pembalap berjuluk The Baby Alien ini berbicara blak-blakan kepada Agencia EFE mengenai masa depannya di lintasan balap.
Menariknya, Marquez menegaskan bahwa dirinya tidak berencana membalap hingga usia kepala empat seperti rival legendarisnya, Valentino Rossi.
"Saya harus mengevaluasi semuanya, saat ini saya berusia 33 tahun. Saya berharap bisa berkarier selama mungkin, tapi tubuh saya sudah melewati banyak operasi, dan itu sulit dikelola dalam kehidupan sehari-hari," ungkap pemegang delapan gelar juara dunia tersebut.
Marquez menyebut fase kariernya saat ini sebagai 'tarian terakhir'. Berbeda dengan Rossi yang pensiun di usia 43 tahun, Marquez memastikan langkahnya tidak akan sejauh itu. "Saya tidak akan (balapan, Red) sampai ke usia 40 tahun," tegasnya.
Fokus Bareng Ducati dan Pantau Konflik Timur Tengah
Terkait masa depannya di garasi Ducati, Marquez membawa kabar positif. Ia menyebut proses negosiasi kontrak barunya berjalan di jalur yang tepat.
Baca Juga: BREAKING NEWS! MotoGP Resmi Geser GP Qatar ke November Akibat Konflik Timur Tengah
Namun, fokus utamanya saat ini adalah menaklukkan sirkuit baru di Brasil yang menjadi tantangan tersendiri bagi gaya balapnya.
"Sulit menetapkan ekspektasi spesifik karena kami harus mengenal treknya dulu. Tapi dengan tenaga Ducati di trek lurus, saya rasa tidak akan ada masalah," tambahnya optimis.
Selain urusan balap, Marquez juga menaruh perhatian pada situasi global, khususnya konflik di Timur Tengah yang berdampak pada penundaan GP Qatar.
Ia berharap perdamaian segera tercipta agar jadwal balap bisa kembali normal.
"Demi kebaikan semua orang, kita berharap perang segera berakhir dan kesepakatan tercapai. Semoga GP Qatar bisa digelar pada Oktober atau November mendatang," tutup Marquez.
Editor : Imron Hidayatullahh