Radar Jember - Pertarungan sengit di lintasan Buriram antara Pedro Acosta dan Marc Marquez resmi dinobatkan oleh sang pembalap muda sebagai duel terbaik dalam karier MotoGP-nya sejauh ini.
Meskipun diwarnai insiden kontak fisik dan penalti yang dramatis, Acosta mengaku sangat menikmati momen saling salip yang intens tersebut.
Setelah Marco Bezzecchi terjatuh dari posisi terdepan, Acosta mendapati dirinya berhadapan langsung dengan sang juara bertahan untuk memperebutkan kemenangan.
Baca Juga: BREAKING NEWS! MotoGP Resmi Geser GP Qatar ke November Akibat Konflik Timur Tengah
Keduanya terlibat aksi saling serang yang ekstrem, terutama di tikungan terakhir yang menjadi titik paling krusial bagi kedua pembalap.
Adu mekanik dan nyali antara motor KTM RC16 dan Ducati memuncak ketika Marquez mencoba melakukan manuver outbraking agresif yang menyebabkan kontak fisik hingga membuat Acosta melebar.
Namun, aksi tersebut berujung pada penalti drop one place dari FIM Steward untuk Marquez.
Momen antiklimaks terjadi karena Marquez baru menyadari notifikasi penalti di layar dasbor motornya tepat sebelum garis finis.
Baca Juga: Marc Marquez: Saya Kibarkan Bendera Putih, Tidak Ada Perang dengan Acosta!
Sehingga ia terpaksa melambat dan membiarkan Acosta lewat untuk mengambil alih kemenangan.
Bagi Acosta, gaya balap agresif Marquez bukanlah masalah besar karena ia justru merindukan suasana balap yang penuh risiko seperti saat masih di kelas Moto3.
Pedro Acosta mengungkapkan kegembiraannya dengan menyebut duel ini sebagai pengalaman yang luar biasa.
"Sangat menyenangkan," ujar pembalap muda Spanyol tersebut.
"Ini adalah pertarungan terbaik saya sejauh ini di MotoGP," tambahnya.
Mengenai manuver keras Marquez, Acosta tidak merasa keberatan sama sekali dan justru mengapresiasi intensitas kompetisi tersebut.
"Tentu saja. Maksud saya, inilah yang membuat MotoGP menjadi sangat menarik. Anda akan mengingat jenis pertarungan dan momen seperti ini. Ini adalah balapan yang bagus bagi para penggemar," tambahnya.
Baca Juga: Valentino Rossi: Kalahkan Marquez dengan Motor yang Lebih Buruk? Itu Mustahil!
Kemenangan ini mencatatkan sejarah baru karena Pedro Acosta menjadi pembalap KTM pertama yang berhasil memimpin klasemen sementara MotoGP.
Saat ini ia mengantongi keunggulan 7 poin atas Marco Bezzecchi sebelum bertolak menuju seri berikutnya di Goiania, Brasil.
Meskipun sangat menikmati kemenangannya, Acosta sempat berseloroh mengenai dominasi Marco Bezzecchi yang sempat memimpin jauh di awal balapan sebelum terjatuh.
"Mungkin mari kita coba meniru Marco lain kali, yang langsung melesat menjauh dan tidak terlibat dalam pertempuran yang kacau ini!" pungkas Acosta sambil tertawa.
Editor : Imron Hidayatullahh