Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pecco Bagnaia Diam-Diam Coba Motor Morbidelli di Misano hingga Temukan “Obat” Ducati GP25

Imron Hidayatullahh • Jumat, 3 Oktober 2025 | 23:57 WIB
Ducati Desmosedici GP24 milik tim VR46 Racing.
Ducati Desmosedici GP24 milik tim VR46 Racing.

Radar Jember - Misteri di balik kembalinya performa Francesco “Pecco” Bagnaia akhirnya terjawab.

Setelah tampil buruk di MotoGP San Marino , Bagnaia tiba-tiba menemukan kembali kecepatannya dan langsung bangkit dengan kemenangan di Motegi.

Kini, rahasianya terbongkar: ia sempat mencoba Desmosedici GP24 milik Franco Morbidelli dalam tes pasca-balapan di Misano.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Alessio “Uccio” Salucci, Direktur VR46 Racing.

Dalam wawancara di Mandalika bersama koresponden Dorna, Jack Appleyard, Uccio awalnya berusaha menutupinya.

“Ducati meminta sesuatu dari tim kami. Kami keluarga, jadi kami coba bantu Pecco sedikit di hari Senin (29/9) di Misano,” katanya dilansir Radar Jember dari laman GPOne.

Namun ketika ditekan, ia akhirnya mengaku.

“Ya, Pecco memang mencoba motor Morbidelli. Tapi setelah Senin, motor itu kembali lagi ke garasi kami,” ungkapnya.

Pengakuan ini memperkuat rumor paddock yang sebelumnya dibocorkan Carlo Pernat.

Saat tes Misano itu, Bagnaia disebut menemukan kembali rasa percaya dirinya pada bagian depan motor.

Bahkan klaimnya lebih cepat mencapai tujuh persepuluh per lap.

Lompatan performa inilah yang jadi titik balik sebelum kemenangannya di Motegi.

Sementara itu, Bagnaia sendiri lebih memilih jawaban mengambang.

“Saya bisa konfirmasi bahwa sensasi yang saya temukan di tes datang dari beberapa komponen yang pernah kami gunakan di masa lalu,” katanya, sehari sebelum Uccio buka suara.

 Sebuah jawaban yang dalam bahasa paddock nyaris sama dengan pengakuan.

Meski belum jelas apakah ia mencoba GP24 versi penuh atau sudah dengan upgrade mesin GP25—yang secara regulasi jadi satu-satunya mesin yang boleh ia gunakan—fakta bahwa sensasinya membaik jelas mengubah arah musim Bagnaia.

Kedekatan spesifikasi antar-mesin membuat tes singkat itu menjadi “obat mujarab” bagi juara dunia Ducati itu.

Editor : Imron Hidayatullahh
#mandalika #motogp san marino #pecco #Morbidelli #Bagnaia #ducati #MotoGP