Radar Jember - Jorge Lorenzo kembali mengulas persaingan sengit di MotoGP.
Terutama dua ikon besar yang pernah mewarnai lintasan, Valentino Rossi dan Marc Marquez.
Dalam program Duralavita, juara dunia lima kali MotoGP itu menyoroti bagaimana kepribadian, sikap, hingga kreativitas Rossi dan Marquez membentuk dinamika MotoGP modern.
“Valentino sejak kecil sudah sangat terbuka, cerdas, ramah, dan punya karisma alami. Marc juga karismatik, tapi lebih pemalu. Meski begitu, keduanya sangat kompetitif dan akan melakukan apa saja demi menang,” ujar Lorenzo.
Lorenzo menekankan bahwa selain perbedaan karakter, Rossi dan Marquez punya kesamaan dalam hal kreativitas serta naluri kompetitif yang sama-sama mengubah sejarah MotoGP.
Menariknya, Lorenzo juga menilai cara Marquez berkembang banyak dipengaruhi oleh Rossi.
Bukan hanya di lintasan, tapi juga dalam hal komunikasi publik.
“Marquez menyalin apa yang berhasil, lalu memasukkannya ke gaya komunikasinya sendiri. Diam yang ia tunjukkan sekarang terhadap Rossi justru membuatnya tumbuh lebih kuat. Seolah ia menjadikan situasi sulit sebagai bahan bakar motivasi,” ungkap Lorenzo.
Bahkan, Lorenzo menyamakan sikap Marquez dengan Lionel Messi yang sering menjawab kritik lewat aksi di lapangan.
Ia menyinggung momen ketika Marquez merayakan kemenangan dengan menunjukkan wearpack ke arah penonton.
Mirip selebrasi ikonik Messi saat mengangkat jersey di stadion lawan bebuyutan.
Soal Persaingan di Lintasan
Tak hanya soal Rossi dan Marquez, Lorenzo juga menyinggung performa pembalap muda musim ini.
Menurutnya, Marco Bezzecchi tampil jauh lebih bugar dibanding Francesco “Pecco” Bagnaia.
“Bezzecchi dan Bagnaia adalah dua rider yang, ketika Marquez menyalip, langsung melawan balik dengan agresif,” jelasnya.
Namun, Lorenzo meminta publik tidak cepat menghakimi Bagnaia.
“Setiap pembalap pasti pernah mengalami musim buruk. Saat itu, ia butuh dukungan, bukan kritik. Saya tetap di pihak Pecco—dia masih punya talenta luar biasa, meski hasilnya tidak selalu mencerminkan status juara,” ujarnya.
Peta Talenta MotoGP Saat Ini
Lorenzo juga mengurutkan hierarki bakat di MotoGP saat ini.
Baginya, Marc Marquez tetap menjadi yang teratas.
“Setelah Marc, ada Jorge Martin. Di bawahnya saya menempatkan Pecco, Alex Marquez, dan Bezzecchi di level yang sama,” katanya.
Secara khusus, Lorenzo memuji perkembangan Alex Marquez.
“Gaya balapnya memang tidak seatraktif rider lain, tapi evolusinya luar biasa. Dia sudah masuk jajaran pembalap paling berbakat,” tandas Lorenzo.
Dengan analisisnya, Lorenzo menegaskan bahwa MotoGP bukan sekadar adu kecepatan.
Baca Juga: Lupakan Kemenangan MotoGP, Inilah Aksi Marc Marquez Paling Menghibur di Tahun 2025
Melainkan juga soal karakter, daya tahan mental, dan kemampuan menjawab tekanan—seperti yang kini ditunjukkan Marc Marquez.
Editor : Imron Hidayatullahh