Radar Jember - Ducati kembali merilis episode terbaru “Inside Ducati Lenovo” di kanal Youtube resmi mereka.
Menampilkan momen-momen yang tidak terlihat kamera televisi selama MotoGP Catalunya.
Video ini memperlihatkan dinamika Marc Marquez, Francesco Bagnaia, dan tim masing-masing sejak Kamis hingga Minggu.
Pada hari Kamis, suasana dimulai di ruang pers.
Marc mengakui Catalunya bukan trek favoritnya, meski ia tetap bersemangat karena ini pertama kalinya balapan di sana dengan motor Ducati pabrikan.
Jumat penuh eksperimen
Begitu sesi latihan dimulai, Bagnaia langsung mengeluhkan motornya.
“Dibanding pagi tadi, saya bisa mengerem lebih baik di dalam, bisa belok, tapi saat buka gas langsung selip,” kata Pecco, dilansir Radar Jember dari laman Motosan.
Sementara itu, di garasi Marc Marquez, hadir bintang sepak bola Barcelona seperti Eric Garcia dan Alexia Putellas yang ikut menyemangati.
Sabtu penuh kontras
Jika Marc bersinar di kualifikasi dengan posisi start kedua, Bagnaia justru tenggelam di posisi 21.
Rasa frustrasi pun tergambar jelas di wajahnya.
Hasil sprint race makin menegaskan kontras keduanya.
Marc finis pertama dan merayakan bersama fans, sementara Pecco tercecer di urutan ke-14.
Menariknya, kamera juga menangkap percakapan akrab antara dua rekan setim Ducati.
“Tahun lalu saya bisa melaju begitu cepat, tapi sekarang rasanya lambat sekali. Saat kepercayaan diri hilang, semuanya runtuh,” keluh Pecco.
Marc kemudian memberi saran.
“Kamu harus datang ke trek bagus, lakukan reset. Misano bisa jadi titik balik. Saat wartawan tanya, jawab saja: bisa lebih baik, kita lihat nanti,” saran Marquez kepada Bagnaia.
Minggu penuh emosi
Sebelum balapan utama, Gigi Dall’Igna memberi motivasi khusus kepada Bagnaia.
“Kalau mulai banyak salah, biasanya orang bilang itu gara-gara sial. Tapi, kamu harus lebih kuat dari kesialan itu,” kata Dall’Igna.
Di lintasan, Alex Marquez tampil gemilang dan merebut kemenangan.
Sementara Marc mengamankan posisi kedua.
“Kalau saya paksa, bisa jadi perang dan kami berdua jatuh,” kata Marc kepada Dall’Igna seusai balapan.
Bagnaia menutup akhir pekan dengan finis ketujuh.
Meski kecewa, ia memilih fokus menatap Misano.
Marc, di sisi lain, masih sempat bercanda saat merayakan bersama keluarga di garasi Gresini.
“Kita sedang krisis, kita sedang krisis!” katanya sambil tertawa.
Editor : Imron Hidayatullahh