GAME online saat ini kian digandrungi anak-anak dan kalangan muda. Tak terkecuali usia dewasa pun sama. Permainan yang mengandalkan smartphone akhirnya turun menjadi bagian dari e-sport.
Ini menjadi wadah untuk mengasah profesionalitas menjadi pemain andal. Dengan mengasah taktik, kemampuan, koordinasi tim, dan strategi. Sebab, jika keempat elemen tidak dikuasai, maka permainan bisa gugur.
Biasanya, permainan semacam ini dikemas dalam ajang turnamen. Setiap turnamen terdapat 12 tim. Di masing-masing timnya terdiri atas 4 orang. “Memang harus banyak tim yang main. Kuncinya dikoordinasi dan strategi. Karena, kalau sudah salah dari awal bisa cepat kalah mainnya,” ucap Doni Abadan, peserta turnamen Free Fire.
Meski terbilang permainan mudah, namun semua tim harus bekerja sama memusnahkan tandingannya. Sehingga, kekompakan untuk menjadi jawara bisa disabet. “Sebetulnya permainan semacam ini gampang-gampang susah. Hanya saja, semua tim harus kompak,” pungkasnya. (dea/c2/nur)
Editor : Radar Digital