Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Harus Pahami Karakter Kopi, Barista Dituntut Perfect demi Kualitas Rasa

Radar Digital • Minggu, 17 Desember 2023 | 19:00 WIB
BARISTA: Norma Aulia unjuk skill meracik kopi.
BARISTA: Norma Aulia unjuk skill meracik kopi.

Di balik nikmatnya tiap seduhan kopi, ada peran sang juru racik yang sangat detail memperhatikan kualitas rasa. Yakni Barista. Selain dituntut menghadirkan rasa yang perfect, mereka juga harus memahami karakter kopi yang beranekaragam.

Kopi menjadi minuman yang banyak digemari oleh berbagai kalangan. Minuman yang identik dengan warna khasnya, hitam pekat ini, hampir mudah ditemui. Biasanya beberapa jenis kopi tertentu disajikan dengan cara instan, dan tinggal diseduh. Namun ada beberapa orang-orang yang piawai dengan skill-nya, meracik kopi dan menyajikan dengan cara berbeda.

Seperti yang dilakukan oleh Norma Aulia, Barista asal Jember yang belakangan namanya muncul dalam deretan barista-barista yang digawangi kalangan pria di Jember selama ini. Mahasiswi Jurusan Sosiologi Fisip Unej ini mengaku biasa meracik kopi dengan memperhatikan komposisi atau karakteristik dari kopi.

Karena masing-masing kopi memiliki karakter berbeda, Aulia tak ingin karakter rasa yang telah melekat dari kopi itu lenyap. "Kalau aku utamakan standard rasa dulu sih, maksudnya agar value dari kopinya itu ter-delivery. Baru berikutnya, tergantung selera masing-masing customer," katanya, kepada Jawa Pos Radar Jember, Jumat (15/12).

Menurut Aulia, ada beberapa teknik tersendiri untuk memastikan kualitas cita rasa kopi itu tetap nikmat dan utuh. Level roasting yang digunakan pun juga berbeda. Bisa menggunakan light roast, medium roast, dark roast ataupun extra dark roast. "Aku biasanya bikin kopi tanpa gula (manual brew) atau filter kopi, drip coffee. Karena itu banyak dikulik orang atau costumer di Jember ini," kata Aulia.

Bagi Aulia, menyuguhkan kopi kepada costumer haruslah perfect, atau minimal telah memenuhi standar rasa. Aulia juga mengaku dituntut harus paham dan dapat memastikan, bagaimana bahan-bahan kopi itu diproses, sebelum diolahnya menjadi minuman nikmat dan disuguhkan ke customer.

Karenanya, dalam tiap teknik baristanya itu, Aulia mengaku selalu memperkaya wawasannya dengan banyak berdiskusi dengan mentor maupun dengan kolega untuk menghasilkan cita rasa kopi yang nikmat. "Jadi semua ada ukurannya, bagaimana takaran, cara menuangkan, kelembapan, semua harus balance, tidak terlalu asam dan tidak terlalu pahit," imbuhnya. (mau/nur)

 

 

Editor : Radar Digital
#racik kopi #barista