MEWARNAI bagus untuk perkembangan anak. Sebab, hal itu bisa mengekspresikan diri melalui setiap warna yang dipilih. Tak hanya itu, rupanya kegiatan menggambar dan mewarnai juga memberikan nilai positif untuk perkembangan bagi kecerdasan anak.
Praktisi seni rupa asal Jember, Tri Susilo menjelaskan, anak bisa mengontrol emosi saat dalam kegiatan mewarnai. "Dibandingkan bermain gadget yang bisa menyebabkan kecanduan, menumbuhkan perilaku anti sosial, serta mengganggu kesehatan pada mata," terangnya.
Setiap anak pada umumnya mempunyai mood yang berubah-ubah. Peran orang tua harus bisa mengimbangi setiap perasaan anak. Menurutnya, jangan sekali-kali orang tua memarahi atau menilai buruk hasil karya seorang anak. "Jika paduan warnanya tidak sesuai, maka tidak boleh dimarahi, harus tetap dipuji. Hal itu bisa mengontrol mood anak dan menjaga mentalnya agar tetap semangat mewarnai," ujarnya.
Meski terbilang sederhana, faktanya kegiatan mewarnai dapat membantu anak untuk berkembang secara kognitif, psikologis, dan juga kreatif. Dengan membiarkan anak tenggelam dalam dunia mewarnai sejak dini, hal itu akan mengarahkan mereka kepada kehidupan yang lebih sehat serta bahagia di masa remaja dan dewasa.
Menurutnya, setiap anak jika disanjung dengan hasil karyanya, maka akan lebih semangat untuk mewarnai. Tak hanya itu, feeling kepercayaan dirinya akan meningkat meskipun seorang anak belum siap untuk mengikuti kompetisi atau lomba. "Orang tua ataupun guru harus menyanjung karya seorang anak, jangan sampai menghina atau menjelekan hasil karya anak," pungkasnya. (faq/nur)
Editor : Radar Digital