Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ludo Kertas, Permainan Sederhana yang Mengakrabkan Sesama Teman

Radar Digital • Minggu, 24 September 2023 | 17:40 WIB

 

ASYIK: Dua anak-anak tengah bermain Ludo. Permainan ini sekarang masih tetap dimainkan. Karena ada banyak makna di dalamnya.
ASYIK: Dua anak-anak tengah bermain Ludo. Permainan ini sekarang masih tetap dimainkan. Karena ada banyak makna di dalamnya.

Permainan Ludo dulunya sering dimainkan. Umumnya dimainkan anak-anak dan remaja. Meski saat ini jarang dimainkan, tetapi, permainan ini masih memiliki tempat di hati para pencintanya. Sebab, selain sebagai sarana hiburan, permainan sederhana ini ternyata sarat makna.

Ludo bisa dimainkan dua hingga empat orang. Jika dulu dimainkan di atas kertas bergambar petak ludo, kini permainannya lebih canggih melalui gadget. Namun, tentunya, permainan Ludo di atas kertas masih memikat. Sebab, permainan ini bisa makin mengakrabkan antarsesama teman.

Cara bermainnya juga simpel. Setiap pemain memiliki empat bidak. Seluruhnya ditempatkan di satu tempat. Selanjutnya, bidak atau pion itu harus dikeluarkan agar berada di kotak jalan. Itu bisa dilakukan jika pemain memperoleh dadu bernomor enam. Pemain pun baru bisa jalan.

Sementara pemenangnya ditentukan oleh pemain yang paling cepat membawa empat bidak itu sampai di rumah atau tujuan akhir permainan. “Meskipun langkah ditentukan oleh hasil lemparan dadu, tetap harus ada strategi agar bisa sampai tujuan dengan cepat,” ungkap Geshila, salah satu pemain ludo di Kelurahan Kepatihan, Sumbersari, saat ditemui, kemarin.

Menurut Ges, permainan ini memang bisa dilakukan dengan santai. Tetapi, selama permainan itu, otak akan terus bekerja dengan memikirkan strategi selanjutnya. Bidak-bidak itu tidak bisa langsung dikeluarkan sekaligus. “Bergantian. Satu bidak kalau sudah sampai tujuan, baru bisa mengeluarkan bidak lainnya. Ya sama, harus bisa dapat angka enam dulu baru bisa keluar,” jelasnya. (kin/nur)

Editor : Radar Digital
#anak-anak #akrab