JEMBER, RADARJEMBER.ID - Perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup telah mengubah cara anak-anak bermain dan menghabiskan waktu luang. Namun jika melihat ke masa lalu, terdapat sejumlah permainan yang menghibur dan populer di kalangan anak-anak zaman dulu. Permainan itu juga diyakini bisa mendukung tumbuh kembang anak.
Salah satu permainan yang paling terkenal dan masih populer hingga sekarang adalah layang-layang. Anak-anak pada masa lalu akan membuat layang-layang mereka sendiri dengan bahan-bahan sederhana seperti kertas, bambu, dan tali. Namun saat ini sudah bisa dapat beli di toko dengan harga yang sangat terjangkau.
Menurut pendiri Ruang Bermain Anak Ambulu Alfan Saputra, bermain layang-layang memang sangat mengasikkan. Buat hati riang dan senang.
Hati yang riang dan senang sangat diperlukan untuk upaya relaksasi terutama. Khususnya untuk anak-anak masa bermain. “Keasikannya tidak akan kalah dengan permainan modern,” terangnya.
Permainan layang-layang merupakan permainan yang murah meriah atau Bahasa gaulnya murmer. Bagaimana tidak, cukup merogoh uang Rp 500 sampai Rp 1.000 sudah bisa memiliki dan memainkan ditanah lapang. Namun, jika ingin hemat lagi, layang-layang juga bisa dibuat sendiri dengan model sesuai selera.
Dalam perkembangannya, layang-layang saat ini diterbangkan tidak sekadar untuk kesenangansemata. Melainkan juga dipertandingkan dalam acara festival layang-layang. “Festival seperti itu sudah banyak digelar, di Jember sendiri juga sudah banyak,” ungkapnya.
Sehingga, untuk sekarang ini permainan layang-layang juga sudah digemari berbagai kalangan. Tidak memandang usia. Mulai anak-anak hingga orang dewasa. Baik laki-laki maupun perempuan.
Bermain layang-layang tidak memandang status sosial, miskin, sederhana atau kelompok berada, semua menyukainya. (qal/nur)
FOTO-FOTO: HOFI HANNAN/RADAR JEMBER
Editor : Maulana Ijal