https://radarjember.jawapos.com/main_yuk/02/10/2022/jaga-sandal-jangan-roboh/
Salah satu pelajar SDN Kepatihan 05, Yusuf Dwi Putra, menjelaskan, lato-lato adalah permainan sederhana yang terdiri dari sepasang bola kecil dan seutas tali. "Kami mulai tertarik bermain lato-lato sejak bulan November kemarin," ujarnya.
Cara bermain permainan tradisional itu terbilang gampang-gampang susah. Gampangnya adalah, permainan itu cukup dengan menggunakan tali dan dua bola plastik. Lalu mengayunkan kedua bola itu hingga berbenturan. "Awalnya belajar sendiri, setelah mulai ramai dimainkan, saya sering berkumpul sama teman-teman," ujarnya.
Susahnya bermain lato-lato adalah menyeimbangkan kedua bola untuk saling beradu. Hal itu tentu tidak mudah untuk dipelajari. Butuh latihan secara rutin agar bisa dapat bermain lato-lato. "Tang paling lama berbenturan, dia pemenangnya," uajrnya.
Salah satu pelajar yang lain, Ananta Dwi Santoso menjelaskan, tidak mudah untuk lihai dalam bermain. Dirinya yang masih belajar terkadang merasa sulit untuk membenturkan kedua bola di tangannya itu. "Tapi seru, tak pernah bosan bermain," ungkapnya.
Manfaat bermain lato-lato selain melatih konsentrasi juga agar anak-anak tidak selalu terpaku terhadap gadget setiap harinya. Sebab, saat ini banyak anak kecil yang tidal lepas dari ponsel. "Kalau main lato-lato tidak dilarang orang tua," terangnya. (faq/c2/nur) Editor : Maulana Ijal