Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Taring Biawak Papua Bisa Menembus, Jari Harganya Tembus 15 Juta

Maulana Ijal • Minggu, 11 Desember 2022 | 17:10 WIB
Photo
Photo
LUMAJANG, RADARJEMBER.ID - Biawak salah satu hewan peliharaan yang cukup langka. Sebab bentuknya yang terbilang menyeramkan dan hanya sebagian orang saja yang mau memeliharanya. Namun siapa sangka dibalik harganya yang mahal, ternyata taringnya bisa membuat orang sampai diamputasi.

https://radarjember.jawapos.com/berita-bondowoso/11/12/2022/pesona-bendungan-sampean-baru-bondowoso-jadi-tempat-suka-cita-masyarakat/

Biawak papua salah satu reptil yang biasa dibanderol dengan harga fantastis. Tak main-main harganya tembus 15 Juta, karena identik memiliki kulit berwarna kuning dan hitam dan memiliki corak yang cukup bagus. Selain itu, ekornya juga sangat panjang bisa mencapai 2,5 meter dengan berat mencapai 8 kilogram. Untuk anakannya saja juga dijual dengan harga puluhan juta. Sebab, proses reproduksinya cukup lama.
Photo
Photo


“Kalau biawak papua memang mahal, motifnya bagus identik warna kuning dan cukup panjang. Apalagi taringnya juga sangat berbahaya,” tutur Sabian pemilik biawak papua tersebut.

Namun, dibalik harganya yang menguras kantong, terdapat taring pada biawak untuk mempertahankan diri dari gangguan manapun. Taringnya yang tajam mampu merobek bahkan membuat amputasi pemiliknya. Sebab hewan jenis reptil tersebut salah satu peliharaan yang sulit ditebak.
Photo
Photo


“Memang hewannya sulit ditebak. Jadi benar-benar harus hati-hati. Karena jika merasa terganggu bisa menggigit siapapun. Saya aja pernah sampai dijahit,” tambahnya.

Uniknya, biawak tersebut tergolong hewan peliharaan yang hemat dalam segi pemberian konsumsi. Bahkan aman jika ditinggal lama oleh pemiliknya. Sebab untuk 2,5 kilogram daging bisa menyimpan cadangan makannya hingga satu minggu lamanya. “Jadi tak perlu khawatir untuk pemberian makannya,” pungkasnya. (dea/mun) Editor : Maulana Ijal
#Hewan #Main Yuk