Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jaga Sandal Jangan Roboh

Maulana Ijal • Minggu, 2 Oktober 2022 | 16:20 WIB
Photo
Photo
JEMBER, RADARJEMBER.ID - PERMAINAN tradisional ini mempunyai cara dan ciri yang berbeda. Umumnya, permainan boi-boian menggunakan bola kasti dan susunan genting. Namun, berbeda dengan boi-boian yang dimainkan anak-anak dari Desa/Kecamatan Sempolan, Jember, ini, mereka justru menggunakan sandal sebagai media permainan. Serta memakai teknik permainan yang berbeda.

Permainan ini tidak terbatas dengan jumlah anggota, sebelum permainan dimulai, para pemain itu melakukan hompimpa untuk menentukan dua orang terakhir yang akan bermain terlebih dahulu. Hal ini hanya dilakukan pada saat hendak memulai permainan, selanjutnya dua orang tersebut akan ditentukan berdasarkan siapa yang diketahui pertama tempat persembunyiannya.
Photo
Photo


Dua pemain terpilih, memang sering disebut pemain yang sedang apes. Pasalnya, di antara keduanya harus berlomba-lomba agar dapat merobohkan susunan sandal. Siapa yang berhasil, maka lawannya mempunyai tugas yang cukup berat, yakni menyusun sandal tersebut seperti semula, lalu mencari teman-temannya yang sedang bersembunyi, dengan catatan, sambil menjaga susunan sandal agar tidak dirobohkan oleh teman yang lain. "Harus dijaga agar tidak dirobohkan lagi sama mereka," kata Syafril Ubaidillah, salah satu anak yang terbiasa bermain boi-boian.

Mereka bisa menggusur lagi susunan sandal tersebut, jika tidak ketahuan oleh sang penjaga, makanya, pemain yang sedang bertugas harus berhati-hati saat mencari temannya. Sebab, ketika bangunan sandal berhasil dirobohkan, maka mereka dapat bersembunyi lagi, bahkan salah satu di antara mereka yang sudah ketahuan sebelumnya, dapat bersembunyi lagi. "Itu bisa sampai tiga kali, baru setelah itu tidak bisa digusur," imbuhnya.

Cara menemukan teman yang sedang bersembunyi juga ada tekniknya, mereka yang sedang bersembunyi tidak boleh kelihatan penjaga, saat penjaga melihat tubuh atau fisik mereka, penjaga akan menyebut namanya dan diakhiri dengan kata "Boi". Sehingga mereka tidak bisa mengelak lagi, dan harus keluar dari persembunyiannya. "Tugasnya harus menemukan semua pemain yang sedang sembunyi," jelasnya saat ditemui di halaman permainan.

Selain itu, mereka juga mengatur jarak tempat persembunyian. Para pemain tersebut membuat batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar saat bersembunyi. Jadi, pemain yang sedang berjaga juga tidak terlalu kesulitan menjangkau. "Dibatasi sembunyinya, yang melebihi batas langsung dihukum jadi penjaga," tambah Nada Firdaus dengan napas ngos-ngosan usai diketahui tempat persembunyiannya. Permainan tersebut terus berputar demikian, dua orang pertama yang ketahuan akan menjadi calon penjaga. Tergantung siapa di antara keduanya yang berhasil merobohkan sandal terlebih dulu.

Jurnalis: Ahmad Ma'mun
Fotografer: Ahmad Ma'mun
Editor: Nur Hariri Editor : Maulana Ijal
#Hobi #Main Yuk