Rupanya perkembangan teknologi tidak membuat lekang jenis permainan tradisional di sebagian wilayah pedalaman. Engklek masih setia menemani masa bermain generasi penerus dari sudut perdesaan.
Baca Juga: Engklek Permainan Warisan Nenek Moyang
Putra, salah seorang anak yang bermain menyampaikan rasa bahagianya ketika menjelang sore. Sebab, waktu tersebut adalah suasana bermain bagi anak-anak di desanya. "Ayo kalau mau ikut main. Seru lho, nanti kalau menang punya kotak sendiri," katanya dengan penuh antusias.
Selain sebagai hiburan, permainan engklek tersebut juga menyehatkan, karena semua pemainnya harus berlompat saat bermain. Kebahagiaan itu seolah menjadi hiasan permainan tersebut, tampak sumringah dari muka mereka ketika mulai melempar kepingan genteng ke dalam garis kotak yang dibuat di atas tanah.
Bila sore tidak turun hujan, setiap hari tanpa dipanggil mereka berkumpul di suatu halaman rumah warga yang bisa ditempati bermain engklek. "Kalau sudah sore kami kumpul di sini, anak anak banyak yang datang juga," imbuh Putra.
Hal itu menjadi nilai tersendiri bagi anak anak yang tetap memegang erat permainan tradisional tersebut. Sebab, bisa dikatakan permainan engklek sudah jarang dimainkan di area perkotaan Jember, rata rata mereka menghibur dirinya dengan permainan di gadget.
Salah satu warga, Arifan Abdi mengatakan, selain permainan engklek, masyarakat sekitar Desa Sidomukti juga masih melakukan permainan tradisional lainnya. "Seperti tarik tambang, lempar susunan sandal, dan kelereng," pungkasnya.
Jurnalis: Ahmad Ma'mun
Fotografer: Ahmad Ma'mun
Editor: Dwi Siswanto Editor : Maulana Ijal