| Baca Juga: Burung Hantu Indonesia Terbesar Berbulu Putih, Begitu Tua Jadi Hitam |
Pemilik burung Bubo Sumatranus, Agung Fathur Rahman, 30, menuturkan, cara merawat bubo jenis ini terbilang mudah. Hanya rutin membersihkan kandang dan alasnya 2 hari sekali. "Jadi kesterilan tempat dan kandang harus di jaga untuk kesehatan bubo ini," terangnya kepada Jawa Pos Radar Jember di perumahan Galaxy Patrang Blok D9, Jumat (15/4).
Selain itu, dirinya juga rutin memandikan 2 hari sekali dan dilanjutkan dengan menjemurnya. Meskipun bubo tersebut termasuk jenis hewan nokturnal (hewan yang tidur siang), menjemur juga perlu dilakukan, agar tetap terkena cahaya matahari. "Ada yang bilang tidak perlu, tapi bagi saya, dia mahluk hidup, sama seperti manusia, jadi sama-sama perlu matahari," jelas pria yang akrab dipanggil Oong tersebut.
Dia menjelaskan, burung hantu sendiri merupakan golongan hewan pemangsa, jadi untuk makanannya sendiri, bisa dari semua jenis daging, dia sendiri memberinya makan burung emprit, karena dianggapnya higienis dan alami, daripada beli daging di pasar. "Kecuali jangan sampai ayam potong, karena itu akan ada suntikan untuk unggas, sedangkan bubo ini sejenis unggas, jadi kalo dia makan ayam potong, suntikannya tadi pasti juga akan pengaruh," ungkapnya.
Dalam sehari, bubo sendiri bisa menghabiskan 13 burung emprit. Jadwal makannya, pagi setelah mandi 3, dan malam hari sekitar jam 9, itu 10 burung emprit. "Satu minggu satu kali, saya kasih vitamin, karena kita juga tidak tau, didalam burung emprit itu terdapat bakteri atau tidak," tegasnya.
Dia juga punya cara tersendiri agar bubo-nya nurut, salah satunya dengan cara dipuasakan. Artinya burung itu tidak dikasih makan dalam beberapa waktu. Tujuannya, agar tingkat kebutuhan kepada majikan semakin tinggi. "Dengan begitu dia akan gampang nurut, jadi misal dipanggil dia akan datang, karna tingkat emosialnya sudah terbamgun," paparnya.
Dia juga menghimbau, untuk orang yang mau memelihara burung hantu, minimalnya harus menyediakan anklet dan tangkringan, karna jenis burung ini tidak termasuk burung yang bisa di dalam kandang atau kurungan. "Soalnya rentan sayapnya kan dia gede banget, kalo memang mau di taruh di kandang, minimalnya 2x3, lebih kecil dari itu kasihan burungnya" pungkasnya.
Jurnalis: mg6
Fotografer: Dwi Siswanto
Editor: Dwi Siswanto Editor : Maulana Ijal