Satu cup es krim rujak tersaji dengan beberapa jenis potong buah yang diiris kecil-kecil. Macam- macam buahnya. Ada timun, bengkoang, nanas, dan lainnya. Tumpukan irisan buah itu diguyur dengan kuah rujak yang khas. Kuah rujak ini hasil dari olahan cabai, gula merah, kacang tanah hingga terasi yang telah dihaluskan. Namun, tekstur kacang tanah di dalam bumbu ini lebih kasar, sehingga ketika disantap, dalam mulut cita rasa gurihnya akan terasa.
Jika dibandingkan dengan rujak manis pada umumnya, bumbu yang digunakan relatif berbeda. Walaupun racikan bumbunya menggunakan terasi, namun rasa terasinya tidak begitu kentara. Diko mengungkapkan, dirinya menggunakan bahan racikan khusus termasuk jenis trasinya.
Untuk takaran trasinya memang tidak terlalu banyak. Tujuannya agar rasa manis dan gurihnya kacang yang sudah dihaluskankan lebih lekat. Sehingga rasa yang dihasilkan campuran antara manis-pedas, gurih dan sedikit asam. Warna merah kecokelatan pada kuah rujak tersebut benar-benar menggugah selera.
Lalu, di atasnya ditambahkan es krim yang lembut. Es krim berwarna merah muda bercokol di atas potongan rujak manis. Sekilas bagi yang tidak terbiasa memang tampak aneh. Namun setelah mencoba beberapa sendok dijamin bakal ketagihan.
Jurnalis: Dian Cahyani
Fotografer: mg2
Editor: Mahrus Sholih Editor : Safitri