https://radarjember.jawapos.com/main_yuk/24/07/2022/serunya-permainan-jadul-dam-daman-dapat-mengasah-otak/
Satu persatu melepas batu, kedua pemain sambil lalu mengatur strategi untuk memakan batu milik lawan. Dengan cara menyilang batu milik lawan. Pemain bisa memakan batu lawan ke berbagai arah, ke kiri bisa, ke kanan bisa, bahkan makan serong juga bisa. Permainan ini berbeda dengan catur, semua batu memiliki fungsi dan peran yang sama. Kemudian langkahnya juga sama. Bisa melangkah mundur, ke samping dan maju ke depan.
Salah satu anak yang gemar bermain Damdas Arina Naura mengatakan, agar tidak kalah, dalam melangkah harus berhati-hati. Perlu juga mengatur strategi dengan memancing lawan agar mau masuk perangkap. "Kalau dia sudah masuk sini, bisa dimakan lebih banyak," katanya saat ditemui di lokasi permainannya.
Dalam permainan tersebut, kedua pihak bisa memakan batu lawan lebih dari satu, dengan catatan ada ruang lompatan untuk menyilang batu. Momen ini sering kali menjadi perangkap pemain untuk memancing agar bisa dimakan lebih banyak. Istilahnya, mengorbankan satu batu, untuk mendapat lima batu milik lawan adalah strategi yang harus dimiliki oleh mereka. "Enak kalau bisa makan banyak, cepat menang nanti," imbuhnya.
Memang menjadi aturan dari permainan Damdas, yang habis duluan, mereka dinyatakan kalah. Dan harus menunggu giliran berikutnya untuk bermain lagi. Untuk itu, kedua pemain saling beradu strategi untuk menang. Salah satunya membuat pancingan lawan agar mudah dihabiskan batunya. Hal itu yang membuat permainan tradisional tersebut sangat digemari oleh warga desa mumbulsari. "Iya senang, karena mainnya seru," timpal Ahmad Albi yang sedang fokus melihat batu lawan bermainnya.
Jurnalis: mg4, Ahmad Ma'mun
Fotografer: Ahmad Ma'mun
Editor: Nur Hariri Editor : Maulana Ijal