radarjember.id - Inovasi pertanian saat ini mulai dirancang secara modern untuk menghemat biaya tenaga kerja, mempercepat tanam dan meningkatkan hasil panen.
Gebrakan inovasi itu didukung dengan pemberian puluhan bantuan peralatan pertanian modern dan canggih kepada kelompok tani.
Setidaknya ada 73 kelompok tani se-Lumajang yang mendapat bantuan alat pertanian tersebut.
Rincian bantuan alsistan itu di antaranya, 14 traktor roda empat, 2 traktor roda dua, 4 rotavator, 8 pompa air, dan 129 handsprayer elektrik.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lumajang Retno Wulan Andari menjelaskan, bantuan tersebut diberikan untuk memperkuat sistem pertanian di Lumajang.
Menekan pengeluaran operasianal pertanian dan meningkatkan hasil panen.
“Biasanya satu hektare lahan butuh waktu tiga hari untuk pengolahan, sekarang karena ada alat yang canggih hanya butuh beberapa jam saja. Efisiensi waktu ini membuat sistem pertanian semakin bangkit,” ucapnya.
Tak hanya memberikan bantuan alat, pemkab tidak ingin alat itu hanya digunakan ala kadarnya.
Sebab, beberapa peralatan yang sudah diberikan ada yang terbengkalai.
Mengantisipasi itu, pihaknya telah menyiapkan skema untuk memberikan pembinaan penggunaan alsintan.
Sehingga kelompok tani bisa memanfatkan dan menggunakan peralatan tersebut dengan baik dan benar.
Selain itu, pembinaan lainnya berupa peningkatan kapasitas manajemen kelompok tani dan dukungan pasca panen untuk meningkatkan perekonomian.
“Rangkaian sistem ini akan terus kami kawal, jadi setelah dapat bantuan kelompok tani ini, akan terus kami bimbing. Sehingga mereka tidak lepas pengawasan dari kami,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis