radarjember.id - Hujan dengan intensitas tinggi membuat delapan kecamatan terdampak bencana alam pada Sabtu (01/11) kemarin.
Akibatnya rumah warga banyak yang terdampak hingga tertimpa tanah longsor. Saat ini evakuasi terus dilakukan di sejumlah titik.
Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, delapan kecamatan tersebut rata-rata didominasi oleh bencana banjir.
Tingginya debit air di beberapa aliran sungai langsung meluap dan meluber ke jalan hingga menggenangi rumah warga.
Kabid Kedaruratan BPBD Lumajang Yudi Cahyono mengatakan, tidak sedikit warga yang menyelamatkan diri dan membawa barang berharga yang dimiliki.
Mulai dari hewan ternak, motor terpaksa diangkut menggunakan dua tangan dan dokumen penting lainnya.
Diakui, bencana banjir kali ini makin meluas.
Setelah di Kecamatan Rowokangkung, Jatiroto kali ini di delapan kecamatan di Lumajang.
“Memang saat itu terjadi cuaca ekstrem, petir, hujan deras dan angin kencang. Itu pun durasinya lama. Sehingga air sungai banyak yang meluap,” ucapnya
Saat ini pihaknya tengah melakukan penanganan mulai dari pembersihan material longsor, penyedotan air di kawasan genangan, hingga distribusi bantuan logistik ke wilayah yang terdampak paling parah.
Termasuk menyiagakan alat berat dan kendaraan operasional.
Pihaknya menghimbau agar warga tetap waspada terhadap potensi bencana alam lainnya yang selama sepekan mendatang.
“Fokus utama saat ini adalah menjaga keselamatan warga dan mempercepat pemulihan akses,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis