RADAR JEMBER - Gunung Semeru di Lumajang terus mengeluarkan erupsi.
Sampai-sampai tinggi kolomnya mencapai 1000 meter atau setara dengan 1 kilometer.
Berdasarkan catatan Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi terjadi sebanyak 6 kali terhitung sejak pagi hari tepatnya pukul 04.21 WIB.
Namun saat itu, tinggi letusan tak dapat teramati diakibatkan karena cuaca yang mendung sehingga tidak bisa terpantau dengan jelas.
Kemudian saat siang hari pukul 11.12 WIB, erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom
mencapai 700 meter diatas puncak dengan ketinggian 4376 meter.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat.
Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 115 detik.
“Terjadi letusan dengan ketinggian mencapai 700 meter,” ucap petugas PPGA Yadi Yuliandi.
Kemudian erupsi kembali berlangsung menjelang sore hari dengan ketinggian mencapak 1.000 meter atau setara dengan 1 kilometer.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya.
Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 136 detik.
Namun sejauh ini, tak ada dampak yang ditimbulkan akibat letusan tersebut.
Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak pusat erupsi.
“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” pungkasnya. (dea)
Editor : Adeapryanis