Radar Semeru - Dua nelayan asal Kabupaten Jember selamat setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik dihantam ombak di perairan selatan Kabupaten Lumajang, Kamis (15/10) dini hari.
Sedangkan, satu nelayan lainnya masih dalam proses pencarian.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, menjelaskan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 00.30 WIB.
Baca Juga: Terekam Jejak Kaki Mengarah ke Kebun Tebu, Dua Sapi Milik Warga Randuagung Lumajang Raib Dicuri
Kronologinya saat itu, ketiga nelayan sedang dalam perjalanan pulang menuju Plawangan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, setelah mencari ikan di perairan Jaten, Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian.
Namun, tiba-tiba ombak besar menghantam perahu mereka dan menyebabkan perahu terbalik hingga ketiga awak tersebut terjatuh ke laut.
Mereka kemudian terseret arus hingga ke kawasan selatan menara pantau TNI AU di AWR, Desa Pandanwangi.
Ketiga korban laka laut yakni Zaenal Abidin, 23, dan Rahul Panji Darmawan, 19, asal Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, serta Rizky Andi Dhermawan,33, asal Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi.
“Korban selamat langsujg dievakuasi ke puskesmas dan saat ini sudah dipulangkan ke Jember. Namun, satu orang masih hilang,” ucapnya.
Baca Juga: Antrean Mengular Ratusan Meter di SPBU Lumajang, Warga Keluhkan Sulitnya Dapatkan BBM Subsidi
Dua nelayan yang selamat sebelumnya mendapatkan penanganan medis di puskesmas sebelum dipulangkan ke daerah asal.
Sementara itu, perahu yang mereka gunakan ditemukan terdampar di lokasi berbeda di tepi perairan Pandanwangi.
Proses pencarian terhadap satu nelayan yang belum ditemukan masih berlangsung dengan menyisir perairan Pandanwangi dan kawasan di sekitar lokasi korban terseret arus.
“Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk mendukung proses penanganan di lapangan,” pungkasnya. (dea/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh