Radar Semeru - Aksi pencurian hewan (curwan) dua ekor sapi kembali terjadi di Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung, pada Kamis (15/10/26) dini hari.
Pelaku merusak bagian atas pagar yang terbuat dari bambu dan membawa kabur hewan curiannya. Sapi yang dicuri adalah milik Muhadi, 62.
Dua ekor sapi miliknya diketahui hilang dari kandang sekitar pukul 3 pagi.
Baca Juga: Antrean Mengular Ratusan Meter di SPBU Lumajang, Warga Keluhkan Sulitnya Dapatkan BBM Subsidi
Kapolsek Randuagung, Iptu Edi Kuswanto membenarkan kejadian tersebut, pelaku diduga beraksi lebih dari satu orang.
Saat itu, mereka masuk ke kandang berdinding batako dengan menggunakan tangga bambu untuk melewati bagian atas dinding. Kemudian merusak pagar bambu dan masuk ke dalam kandang.
“Setelah berada di dalam kandang, pelaku memotong tali pengikat sapi. Kedua ternak kemudian dibawa keluar melalui pintu kandang yang hanya digrendel menggunakan bambu,” ucapnya.
Berdasarkan jejak kaki yang ditemukan, dua sapi itu diduga dibawa ke arah selatan dari kandang.
Baca Juga: Batal Sumpah Pocong, Isu Tuduhan Santet di Pasirian Lumajang Diselesaikan Lewat Sumpah Alquran
Selanjutnya berbelok ke timur melewati area yang disebut dalam laporan sebagai tebuan atau tepat di sebuah lahan tebu.
Sampai saat ini, sapi curian itu belum bisa ditemukan. Apalagi dua sapi yang hilang memiliki ciri berbeda.
Sapi pertama berjenis blasteran, berkelamin jantan, berumur lebih dari satu tahun, berbulu hitam dengan warna cokelat di bagian punggung, serta memiliki tanduk yang terlihat.
“Sedangkan sapi kedua berjenis rimosin, berkelamin betina, berumur sekitar empat bulan, berbulu merah dengan warna putih di bagian kepala,” pungkasnya. (dea/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh