Ketua TP PKK Lumajang: Makan Ikan Tak Harus Mahal untuk Entaskan Stunting Anak

Adeapryanis • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:30 WIB
“Konsumsi ikan sangat penting, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, dan anak-anak dalam masa pertumbuhan, termasuk untuk mengentaskan angka stunting di Lumajang.”
Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, Ketua TP PKK Lumajang.
“Konsumsi ikan sangat penting, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, dan anak-anak dalam masa pertumbuhan, termasuk untuk mengentaskan angka stunting di Lumajang.” Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, Ketua TP PKK Lumajang.

Radar Semeru - Upaya penurunan angka stunting di Lumajang terus dikebut.

PKK Lumajang meminta agar orang tua mulai membiasakan anak makan ikan tidak harus dimulai dari menu mahal. 

Yang penting kebutuhan empat sehat lima sempurna tercukupi.

Ketua TP PKK Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menjelaskan keluarga dapat memilih ikan yang mudah diperoleh dan sesuai kemampuan ekonomi.

Baca Juga: Krisis Air Bersih Meluas, Pemkab Lumajang Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Kekeringan

Kemudian, mengolahnya menjadi hidangan yang menarik agar konsumsi ikan menjadi bagian dari kebiasaan makan sehari-hari.

Menurutnya, ikan menjadi salah satu sumber protein hewani yang mengandung berbagai zat gizi penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

Maka dari itu, konsumsi ikan perlu dibiasakan sejak usia dini, terutama bagi anak-anak yang sedang berada dalam masa pertumbuhan.

“Konsumsi ikan sangat penting, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, dan anak-anak dalam masa pertumbuhan, termasuk untuk mengentaskan angka stunting di Lumajang,”ucapnya.

Masyarakat diminta untuk memanfaatkan jenis ikan yang tersedia di lingkungan sekitar dan menyesuaikannya dengan kemampuan belanja keluarga.

Baca Juga: Vegetasi Kering Akibat Cuaca Ekstrem, Hutan di Pasirian Lumajang Dilalap Si Jago Merah

Termasuk mengolah menu ikan menjadi makanan yang tidak membosankan dan tetap diminati anak-anak.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan makan ikan sebagai kebiasaan sesekali, melainkan bagian dari pola konsumsi keluarga sehari-hari,” pungkasnya. (dea/bud)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
konsumsi ikan TP PKK cegah stunting pemenuhan gizi Lumajang