Karhutla Melanda Perbukitan Senduro Lumajang, Petugas Kesulitan Jangkau Titik Api

Adeapryanis • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 03:15 WIB
TERBAKAR: Kebakaran hutan (karhutla) kembali terjadi di Kecamatan Senduro. (BPBD FOR RAME)
TERBAKAR: Kebakaran hutan (karhutla) kembali terjadi di Kecamatan Senduro. (BPBD FOR RAME)

Radar Semeru - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah perbukitan Dusun Gedok, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, sejak pukul 8.30 pagi, kemarin.

Menurut informasi yang beredar, upaya pemadaman sempat terkendala medan yang sulit dijangkau.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Yudhi Cahyono, menjelaskan titik kebakaran masih berada di kawasan lereng Gunung Bromo.

Lokasi terdampak yang berada di area hutan perbukitan terjal dan medan yang sulit ditempuh membuat titik api susah dijangkau untuk pemadaman secara manual.

Baca Juga: Dampak El Nino dan Cuaca Kering, Produksi Pisang di Lumajang Anjlok Tajam hingga 40 Persen

“Tadi sudah ada laporan dari babinsa dan masyarakat peduli api, untuk akses ke titik api di sana memang sulit karena memang jalannya terlalu curam,” ucapnya.

Sementara itu, banyaknya ranting maupun daun yang kering membuat api cepat membesar dan tak kunjung padam.

Bahkan, petugas gabungan masih belum bisa melakukan upaya pemadaman karena titik api berada di medan yang sulit dijangkau darat.

Menurutnya, belum diketahui secara pasti berapa luasan hutan yang terdampak kebakaran tersebut, karena api masih belum padam.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Bantuan Pompa Air Rp 8,6 Miliar di Lumajang Naik Penyidikan, Kejari Periksa 68 Saksi

Apalagi banyaknya ranting dan daun yang kering membuat api cepat meluas akibat tiupan angin kencang di kawasan bukit.

“Jadi, memang beberapa titik perluasan kebakaran, dan kita belum bisa memastikan luasan area yang kebakaran. Petugas juga belum bisa memadamkan api,” pungkasnya.

Saat ini Petugas BPBD Lumajang masih berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait maupun komunitas peduli api yang terus memantau kondisi kebakaran dan mempercepat penanganan agar kebakar tak meluas. (dea/son)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
bpbd lumajang senduro karhutla gunung bromo Lumajang