Radar Semeru - Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pneumonia menjadi perhatian serius Pemkab Lumajang. Sebab saat ini penyebarannya merata dan cepat.
Dinas Kesehatan P2KB Lumajang terus memperkuat kesiapsiagaan dalam mengantisipasi penyebaran penyakit menular di masyarakat.
Langkah itu dilakukan melalui pemantauan intensif terhadap sejumlah penyakit pernapasan yang rentan terjadi, untuk jenis penyakit ISPA dan pneumonia.
Baca Juga: 1.688 Permohonan Santunan Kematian Cair, Dinsos P3A Lumajang Pastikan Tanpa Penolakan
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr. Marshall Trihandono menjelaskan, surveilans dilakukan secara berkesinambungan sebagai bagian dari mekanisme pengendalian penyakit.
“Surveilans tetap berjalan secara rutin. Kita tidak menunggu sampai terjadi peningkatan kasus, tetapi terus memantau perkembangan sejak dini agar perubahan pola penyakit dapat segera diketahui lebih cepat. Sehingga upaya pencegahan bisa dilakukan lebih awal,” ucapnya.
Menurutnya, pemantauan yang dilakukan secara rutin bisa mencegah penularan.
Selain itu apabila ditemukan kondisi yang memerlukan perhatian, kewaspadaan dapat diperkuat melalui pelaporan dan koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Baca Juga: Ancaman Kemarau Bikin Panik! Pemkab Lumajang Ajukan Bantuan Irigasi Perpompaan
Pihaknya menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat, dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Utamanya ketika mengalami gejala gangguan pernapasan seperti batuk, demam, atau sesak napas.
"Dengan pendekatan tersebut, upaya menghadapi penyakit pernapasan tidak hanya dilakukan ketika jumlah kasus meningkat. Sehingga pemantauan dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan agar perubahan kondisi dapat diketahui dan direspons sesuai kebutuhan penderita penyakit tersebut,” pungkasnya. (dea/son)
Editor : Imron Hidayatullahh