Radar Semeru - Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Minggu (27/9) pagi.
Terpantau erupsi terjadi sebanyak 3 kali dengan tinggi letusan mencapai 1.3 kilometer bahkan disertai hujan abu.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru, letusan terjadi sejak pukul 05.24 WIB hingga pukul 09.00 WIB dan erupsi terjadi sebanyak 3 kali dengan tinggi kolom abu teramati 1.300 meter di atas puncak.
Baca Juga: Targetkan Pasar Luar Negeri, Pemkab Lumajang Minta Pelaku UMKM Kantongi Legalitas NIB
Kolom abu vulkanis teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang, condong ke arah timur laut.
Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi sekitar 2 menit 20 detik.
“Tinggi kolom letusan mencapai 1.3 kilometer dan terjadi sejak pagi,” ucap petugas PPGA, Liswanto, dalam keterangan tertulis.
Dampak letusan yang tinggi membuat abu vulkanis ikut mengguyur beberapa kecamatan. Salah satunya melanda kecamatan Pasrujambe.
Baca Juga: Ratusan Balita di Lumajang Terjangkit Pneumonia, Dinkes Imbau Ortu Waspada dan Tak Tunda Berobat
Sejak pagi abu vulkanik turun dengan cukup deras hingga mengganggu kenyamanan saat berkendara.
Bahkan terlihat lantai teras rumah warga licin dipenuhi dengan abu.
Tentu hal ini membuat mereka resah, namun biasanya kondisi ini berlangsung tak lama.
“Mulai pagi lantai licin, setelah di cek ternyata hujan abu. Memang sudah biasa, kalau letusannya tinggi pasti hujan abu juga,” pungkas warga sekitar Nanik Hariyati. (dea/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh