Polisi Sebut Truk Penyebab Laka Beruntun Gucialit Lumajang Tak Laik Jalan dan Uji Kir Mati

Adeapryanis • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 19:29 WIB
DITABRAK: Kecelakaan sebuah truk diduga akibat rem blong hingga memakan korban jiwa. (AKHRUS FOR RADAR SEMERU)
DITABRAK: Kecelakaan sebuah truk diduga akibat rem blong hingga memakan korban jiwa di Gucialit. (AKHRUS FOR RADAR SEMERU)

Radar Semeru - Kasus kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk di Kecamatan Gucialit beberapa waktu terus didalami pihak kepolisian. Bahkan diklaim truk tersebut tidak laik jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu Ardiana, mengungkapkan jika kondisi armada truk Mitsubishi N-8187-YH yang diduga menjadi penyebab kecelakaan itu sudah tidak layak jalan. 

Apalagi jalan yang dilaluinya cenderung banyak menurun, karena merupakan wilayah perbukitan, sehingga menuntut kendaraan dalam kondisi prima.

Baca Juga: Truk Rem Blong Seruduk Hajatan di Gucialit Lumajang, Dua Orang Dilaporkan Meningga

“Armada truknya memang sudah tidak layak dan mati, kita akan panggil saksi ahli. Makanya waktu jalan menurun tiba-tiba ngeblong," ucapnya.

Saat ini proses penyelidikan yang dilakukan terkendala kondisi sopir, Kasim, 69, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono yang masih dalam perawatan medis. Lelaki itu disebut syok atas insiden tersebut.

Pihaknya tengah memeriksa saksi sebanyak 6 orang diantaranya adalah warga sekitar, kernet dan sopir truk.

Pihak kepolisian juga akan memeriksa pemilik kendaraan yang mengizinkan beroperasi menggunakan truk tak laik jalan. Hingga mengakibatkan banyak korban jiwa.

Baca Juga: Sopir Truk Maut Gucialit Lumajang Masih di Rumah Sakit, Polisi Belum Bisa Gali Keterangan Detail

“Truknya milik gudang sembako di JLT, nanti pemiliknya akan kita periksa juga,” pungkasnya.

Kejadian ini membuat satu orang tewas di lokasi kejadian sedangkan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Pihaknya terus melakukan penyelidikan sekaligus melakukan pendataan terkait korban maupun kendaraan yang terlibat. (dea/bud)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
truk maut Kecelakaan Truk Gucialit kecelakaan lumajang Lumajang