Nekat Padamkan Kebakaran, Petani Tebu di Lumajang Terjebak Api hingga Alami Luka Bakar 90 Persen

Atieqson Mar Iqbal • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 09:40 WIB
PADAMKAN: Penampakan petugas saat melakukan pembasahan lahan tebu yang terbakar, kemarin. (ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)
PADAMKAN: Penampakan petugas saat melakukan pembasahan lahan tebu yang terbakar, kemarin. (ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)

Radar Semeru - Nasib apes menimpa Thohir, warga Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang.

Pria berusia 50 tahun tersebut harus dilarikan ke rumah sakit usai terkepung kobaran api di tengah lahan tebu.

Korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh hingga mencapai 90 persen.

Baca Juga: Wujudkan Pemerintahan Digital, Pemkab Lumajang Perkuat Kolaborasi Lintas OPD Lewat KemenPAN-RB

Informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu bermula saat Thohir berniat membersihkan lahan usai panen dengan cara membakar sisa tebu.

Namun, hembusan angin kencang membuat kobaran api cepat membesar dan merembet ke area kebun tebu milik tetangganya.

Panik melihat api kian liar, korban berupaya memadamkan api sendirian agar tidak meluas. Namun nahas, asap pekat dan kepungan api justru menjebaknya di tengah lahan.

Nur Kholis, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian menjelaskan, warga yang melihat api membesar langsung berhamburan ke lokasi untuk membantu pemadaman.

Namun, saat menyisir area yang terbakar, warga mendapati korban sudah tergeletak tak sadarkan diri.

Baca Juga: Disubsidi Pemerintah Lewat DBHCHT, 15.188 Pekerja Sektor Informal Lumajang Terkaver TK

“Korban ditemukan tertelentang di tengah lahan. Pakaiannya habis terbakar dan sekujur tubuhnya hangus. Warga langsung mengevakuasinya ke rumah sakit,” ujar Kholis saat ditemui di lokasi kejadian.

Sebanyak dua armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Petugas juga melakukan pembasahan area agar kobaran api tidak kian meluas ke perkebunan warga lainnya.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto membenarkan insiden tersebut. Pihaknya menjelaskan, korban saat ini masih dalam penanganan medis ketat akibat luka bakar yang sangat parah.

“Kondisi korban saat ini masih dirawat intensif di RSUD dr. Haryoto karena mengalami luka bakar mencapai 90 persen di bagian tubuhnya,” pungkasnya. (son/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
luka bakar kebakaran lahan petani tebu Lumajang