Radar Semeru - Pemkab Lumajang terus mematangkan langkah transformasi digital.
Kali ini, sistem teknologi setiap OPD di harapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, kolaborasi antarinstansi menjadi kunci utama mewujudkan ekosistem Pemerintah Digital (PEMDI).
Langkah penguatan ini menjadi fokus pembahasan saat Pemkab Lumajang mengikuti Penilaian interview Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Tahun 2026 secara daring dari Command Center (CC Room) Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lumajang.
Tahapan interview tersebut dipimpin langsung oleh tim asesor eksternal Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), setelah sebelumnya Pemkab Lumajang melewati tahapan Penilaian Mandiri dan Penilaian Dokumen.
Baca Juga: Disubsidi Pemerintah Lewat DBHCHT, 15.188 Pekerja Sektor Informal Lumajang Terkaver TK
Kepala Dinas Kominfo Lumajang Mustaqim mengatakan, pentingnya peran aktif seluruh perangkat daerah dalam menyediakan data yang valid serta menjalankan sistem sesuai kewenangannya.
“Kami berharap seluruh OPD bergerak cepat melengkapi data pendukung dan menindaklanjuti hasil evaluasi. Dengan kerja sama yang solid, transformasi digital di Lumajang benar-benar menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik,” katanya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang Agus Triyono mengatakan, transformasi digital tidak boleh bergerak parsial atau terpisah di masing-masing OPD.
Pengelolaan data hingga pemanfaatan aplikasi layanan harus terkoneksi dalam satu sistem yang padu.
Baca Juga: Lewati Seleksi SNBP-SNBT, Ratusan Mahasiswa Lumajang Bersaing Rebutkan Beasiswa Pemkab
“Kolaborasi dan komitmen seluruh OPD harus terus diperkuat, baik dalam pengelolaan data maupun aplikasi layanan. Kita ingin sistem yang dibangun tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi semakin terintegrasi dan memberikan manfaat,” pungkasnya. (son/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh