RADAR JEMBER - Dua oknum hakim di Pengadilan Negeri (PN) Lumajang dirumorkan terindikasi mengonsumsi sabu-sabu, memicu kehebohan di internal jajaran pengadilan. Menanggapi kabar liar ini, pimpinan PN Lumajang pun langsung pasang badan dan membawa persoalan tersebut ke meja rapat internal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Semeru, kabar miring ini mulanya hanya menyeret satu nama hakim.
Namun seiring berjalannya waktu, muncul isu tambahan yang menyebut ada satu oknum hakim lagi yang turut terseret dalam dugaan penyalahgunaan barang haram tersebut.
Baca Juga: GEGER! Oknum Hakim di PN Lumajang Diduga Nyabu?
Pimpinan PN Lumajang Pilih Telusuri Dulu, Belum Mau Buru-buru Membantah
Ketua PN Lumajang, Pranata Subhan, memilih bersikap hati-hati dan tidak terburu-buru membantah maupun membenarkan rumor yang beredar. Menurutnya, pihak pengadilan saat ini masih melakukan penelusuran mendalam untuk memastikan kebenaran informasi yang berpotensi mencoreng nama baik institusi peradilan tersebut.
"Ini masih kami rapatkan dan nanti akan kami sampaikan hasilnya. Jadi mohon ditunggu saja," ujar Subhan.
Subhan menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima bukti fisik maupun laporan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan keterlibatan jajarannya dalam kasus tersebut. Meski demikian, sebagai pimpinan, ia mengaku terus mengimbau seluruh personel di lingkungan PN Lumajang untuk senantiasa menjaga integritas.
Bakal Digelar Tes Urine Massal
Menanggapi isu yang telanjur menyeruak ke publik, pihak pengadilan berencana mengambil langkah tegas dengan menggelar tes urine massal bagi seluruh jajaran PN Lumajang. Namun, pelaksanaan tes medis tersebut masih menunggu hasil pemetaan serta koordinasi lebih lanjut dalam rapat internal.
Subhan menegaskan pihaknya akan melihat dulu langkah tindak lanjut yang akan diambil, seraya menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun laporan resmi yang masuk ke pihak pengadilan terkait dugaan tersebut.
Editor : M. Ainul Budi