RADAR JEMBER - Isu tak sedap menguncang jajaran Pengadilan Negeri (PN) Lumajang.
Dua oknum hakim dirumorkan terindikasi mengonsumsi sabu-sabu. Kini jajaran pimpinan PN Lumajang langsung pasang badan dan membawanya ke meja rapat internal.
Informasi yang dihimpun Radar Semeru, kabar miring ini awalnya hanya menyeret satu nama hakim.
Namun dalam perkembangannya, muncul isu tambahan yang menyebut ada satu oknum hakim lagi yang turut terlibat menggunakan barang haram tersebut.
Ketua PN Lumajang Pranata Subhan enggan terburu-buru membantah maupun membenarkan rumor tersebut.
Baca Juga: Modernisasi UMKM Pangan Hibah Dosen ITB Widya Gama Lumajang Hadirkan Inovasi Tepat Guna
Menurutnya, pihak pengadilan saat ini masih melakukan penelusuran mendalam guna memastikan kebenaran info yang berpotensi mencoreng nama baik lembaga peradilan itu.
"Ini masih kami rapatkan dan nanti akan kami sampaikan hasilnya. Jadi mohon ditunggu saja," ujar Subhan.
Subhan mengakan, hingga saat ini pimpinan belum menerima bukti fisik maupun laporan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan keterlibatan jajarannya.
Baca Juga: Dorong Kerupuk Tahu Naik Kelas, Dosen ITB WiGa Lumajang Raih Hibah BIMA Kemdiktisaintek
"Saya sampai saat ini belum menerima bukti. Terlepas dari itu, sebagai pimpinan saya terus mengimbau seluruh personel untuk menjaga integritas," tambahnya.
Menanggapi isu yang telanjur menyeruak, pihak pengadilan berencana mengambil langkah tegas berupa tes urine massal bagi seluruh jajaran PN Lumajang. Namun, pelaksanaan tes medis tersebut masih menunggu hasil pemetaan dan koordinasi rapat internal.
"Nanti kita lihat tindak lanjutnya seperti apa. Yang jelas saat ini belum ada laporan resmi yang masuk," pungkasnya.
Editor : M. Ainul Budi