BPBD Lumajang Optimalkan Pos Aju Dilengkapi Sirine Peringatan Dini

Adeapryanis • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 06:17 WIB
ERUPSI: Kondisi Gunung Semeru saat erupsi beberapa waktu lalu.
ERUPSI: Kondisi Gunung Semeru saat erupsi beberapa waktu lalu.

RADAR JEMBER - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mulai mengoptimalkan dua Pos Aju Semeru yang berada di Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, dan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo.

Tujuannya untuk mempercepat penyampaian informasi peringatan dini kepada masyarakat mengantisipasi adanya letusan erupsi semeru.

Selain melakukan pemantauan lapangan, petugas juga menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat, relawan, hingga para pekerja yang beraktivitas di sepanjang daerah aliran sungai berhulu di Gunung Semeru.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, menjelaskan Pos Aju berperan untuk mempercepat penyebaran informasi apabila terjadi peningkatan aktivitas gunung api yang berpotensi menimbulkan banjir lahar maupun awan panas guguran.

"Melalui pos ini, petugas memberikan informasi terkini mengenai potensi banjir lahar maupun awan panas guguran sehingga masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah antisipasi sejak dini," ucapnya.

Kedua Pos Aju dilengkapi sirene peringatan dini yang dapat diaktifkan ketika terjadi kondisi yang memerlukan kewaspadaan masyarakat.

 Sistem tersebut diharapkan memberikan waktu bagi warga untuk menghentikan aktivitas di kawasan berisiko atau melakukan evakuasi sesuai arahan petugas.

“Kami terus mengoptimalkan fungsi Pos Aju sebagai pusat informasi sekaligus titik koordinasi bagi petugas di lapangan,” pungkasnya. 

Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui Pos Aju serta menghentikan aktivitas di wilayah berbahaya ketika terjadi peningkatan aktivitas gunung. (dea)

Editor : Adeapryanis
erupsi semeru Lumajang