RADAR JEMBER - Musim kemarau terus melanda Lumajang.
Bahkan beberapa kecamatan mulai terdampak.
Mengatasi itu BPBD Lumajang menerjukan 4 armada di sejumlah titik lokasi.
Layanan tersebut difokuskan pada enam kecamatan yang mulai terdampak kekeringan, seperti Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang, Gucialit, Padang, dan Senduro.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Rehabilitasi BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, mengatakan setiap armada mampu melakukan hingga 6 kali distribusi air bersih dalam sehari sesuai kebutuhan di lapangan.
"Sejak kegiatan pendistribusian mulai dilaksanakan kami mengoptimalkan empat armada tangki. Masing-masing armada mampu melakukan hingga enam kali pengiriman setiap hari agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi. Sehingga total dalam sehari bisa 24 kali distribusi air bersih,” ucapnya.
Selain mengandalkan armada milik BPBD, distribusi juga diperkuat dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Kementerian Pekerjaan Umum.
Kepala SNVT PJSA BBWS Brantas, Hariyo Priambodo, menjelaskan pihaknya terus memantau kondisi sumber daya air melalui pos duga air, bendungan, waduk, jaringan irigasi, hingga aliran sungai sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan apabila dampak kemarau semakin meluas.
"Kami terus memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serta menyiapkan langkah penanganan secara cepat agar layanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal," pungkasnya. (dea)
Editor : Adeapryanis