Seorang Nenek di Lumajang Jatuh Dari Tebing Setinggi 150 Meter Ditemukan Sudah Meninggal Dunia 

Adeapryanis • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 19:17 WIB
EVAKUASI: Warga bersama tim kepolisian saat mengevakuasi nenek yang terjatuh di dasar sungai wisata kapas biru, kemarin.
EVAKUASI: Warga bersama tim kepolisian saat mengevakuasi nenek yang terjatuh di dasar sungai wisata kapas biru, kemarin.

RADAR JEMBER - Tamini, 77, warga Dusun Mulyoarjo, Desa/Kecamatan Pronojiwo, ditemukan meninggal dunia didasar wisata air terjun Kapas Biru setelah dilaporkan hilang sejak subuh.

Salah satu keluarga, Istono menyebut jika korban sudah meninggalkan rumah sejak subuh.

Menurutnya nenek itu terbiasa keluar rumah menuju area kebun yang berada di jalur Wisata Sumber Telu. 

“Tapi akhir—akhir ini orangnya sering kelihatan banyak termenung, padahal sebelumnya terkenal aktif dan cerewet,” ucapnya.

Untuk mencari keberadaan korban, pihak keluarga sempat meminta bantuan tetangga untuk memeriksa rekaman CCTV di sepanjang jalur rumah korban, namun tidak membuahkan hasil.

Pencarian yang dilakukan warga dan keluarga akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 09.54 WIB.

Nenek tersebut ditemukan tergeletak dengan posisi terlentang di aliran sungai dasar perbukitan objek wisata Air Terjun Kapas Biru.

Korban diduga kuat terpeleset dan terperosok jatuh dari atas tebing dengan ketinggian diperkirakan mencapai 150 meter. 

“Benar sekitar jam 4 subuh korban sudah meninggalkan rumah. Sekitar pukul 09.54 WIB, korban ditemukan di area wisata Air Terjun Kapas Biru. Diduga terperosok dan jatuh ke dasar wisata,” kata Kasi Humas Polres Lumajang, Suprapto.

Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke Puskesmas Pronojiwo menjalani pemeriksaan luar oleh tim medis.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka berat akibat benturan keras yang menyebabkan lubang di bagian kepala atas pelipis, luka berlubang di belakang telinga kanan, serta luka lecet di bagian siku kanan. (dea)

Editor : Adeapryanis
terpeleset jatuh di jurang meninggal Lumajang