Pesona Tumpak Sewu Hingga Festival Topeng Kaliwungu Mendunia, Miss Youth Indonesia Siap Promosikan Wisata Lumajang

Adeapryanis • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 08:00 WIB
MENARIK PERHATIAN: Festival Topeng Kaliwungu yang digelar di Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian juga didatangi oleh Miss Youth Indonesia, Jollene Ferischea. (DISKOMINFO LUMAJANG)
MENARIK PERHATIAN: Festival Topeng Kaliwungu yang digelar di Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian juga didatangi oleh Miss Youth Indonesia, Jollene Ferischea. (DISKOMINFO LUMAJANG)

Radar Semeru - Kabupaten Lumajang kini kian mantap menancapkan taringnya di peta pariwisata nasional maupun internasional.

Julukan sebagai Kota Pisang tak lagi sekadar melekat pada hasil bumi yang melimpah, melainkan bertransformasi menjadi magnet wisata yang digandrungi pelancong dari berbagai penjuru dunia.

Menariknya, lonjakan popularitas ini bukan semata-mata karena anugerah alamnya yang aduhai, melainkan berkat tangan dingin dan kepedulian generasi muda yang turut ambil bagian merawat tradisi serta mempromosikannya secara global.

Baca Juga: Kominfo Lumajang Terus Perkuat Deteksi Ancaman Siber

Beberapa waktu lalu, pesona Air Terjun Tumpak Sewu kembali menjadi sorotan dunia luar. Bukan lewat biro perjalanan wisata, melainkan berkat aksi nyata seorang pelajar asal Lumajang yang tengah menimba ilmu di Tiongkok.

Muhammad Afif Darell Ozora Toga (17), remaja yang akrab dengan nama Tionghoa Li Zunfeng, dengan bangga mengenalkan mahakarya alam lereng Semeru itu di hadapan para pelajar dari berbagai negara.

Lewat presentasi budaya dan pengetahuan yang dibawakannya, Tumpak Sewu kembali mencuri perhatian internasional.

Tak hanya berhenti pada keindahan air terjun, denyut nadi pariwisata Lumajang kian bergemuruh berkat gelaran seni dan kebudayaan yang kuat.

Bukti nyata tersaji manakala Miss Youth Indonesia 2025, Jollene Ferischea, datang langsung dan merasakan keseruan Festival Topeng Kaliwungu yang berpadu dengan eksotisme pesisir selatan Lumajang di Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu! Lumajang Punya Event Budaya Keren Berlatar Pesisir Pantai yang Resmi Masuk KEN 2026

Bagi remaja asal Surabaya tersebut, kehadirannya di Lumajang bukan sekadar agenda seremonial pengisi waktu libur sekolah. Ini adalah kali kedua dirinya mendatangi festival serupa setelah sebelumnya hadir saat masih menyandang gelar Miss Youth Jawa Timur.

Kehadiran ratusan penari dengan topeng khas yang dibawakan secara luwes namun tegas berhasil membuatnya berdecak kagum.

"Lumajang sangat indah, saya pribadi tidak akan sungkan-sungkan untuk mempromosikan. Saya berharap agar remaja mampu memanfaatkan masa libur sekolah untuk aktif merawat budaya Indonesia, khususnya tradisi Jawa Timur, untuk terus ditonjolkan," ucap Jollene dengan antusias.

Menurutnya, kekayaan budaya yang berpadu dengan pesona alam menjadi modal besar bagi kemajuan pariwisata, tidak hanya bagi Lumajang, tetapi juga Jawa Timur secara keseluruhan.

Kesenian Tari Topeng Kaliwungu sendiri menyimpan cerita panjang yang lahir dari rahim bumi Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh, Lumajang.

Kesenian ini bermula dari sentuhan seniman Madura, Mbah Sanemo, yang membawa tradisi tari topeng Klathak, lalu memadukannya dengan kelembutan gerak tari Jawa.

Perpaduan apik ini melahirkan tarian khas yang penuh kekuatan magis sekaligus makna filosofis.

Baca Juga: DPRD Lumajang Dukung Selesaikan Perbaikan Infrastruktur

Dijaga secara turun-temurun oleh para maestro seperti Mbah So, kesenian ini kini telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Setiap goresan ukir pada topeng dan gerak tubuh penari melambangkan keberanian, kebijaksanaan, persatuan, serta penghormatan mendalam pada nilai-nilai luhur masyarakat setempat.

Sebelum festival di Pantai Watu Pecak dimulai, Jollene sempat berdiskusi hangat dengan Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar di Pendapa Arya Wiraraja.

Dalam perbincangan tersebut, Indah memaparkan bagaimana wajah pariwisata Lumajang telah berubah total dalam beberapa tahun terakhir.

"Dulu Lumajang belum banyak dikenal, kini berubah total. Tumpak Sewu menjadi destinasi wisatawan asing nomor satu di Jawa Timur, didukung wisata lainnya seperti Teras Semeru, air terjun, hingga penemuan baru Sumber Telu. 

Objek wisata di Lumajang paling banyak diminati wisatawan dari Tiongkok," ungkap Indah sembari tersenyum bangga.

Lonjakan kunjungan ini, lanjutnya, tidak lepas dari peran serta wisatawan mandiri, tokoh publik, hingga sejumlah artis drama Tiongkok yang pernah berkunjung dan jatuh hati pada keindahan alam Lumajang.

Mereka dengan sukarela membagikan pengalaman liburannya di dunia maya, menjadikan Lumajang viral di kancah global.

Dengan kolaborasi apik antara keindahan alam yang aduhai, kelestarian seni tradisi yang dijaga ketat, serta keterlibatan aktif generasi muda, Kota Pisang kini berdiri makin percaya diri menyongsong masa depan pariwisata yang berdaya saing tinggi. (dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
Miss Youth Indonesia festival budaya Topeng Kaliwungu tumpak sewu Lumajang