DITOTRUNAN, Radar Semeru - Pemkab Lumajang terus memperketat pengamanan ruang digital dari ancaman kejahatan siber yang semakin marak. Salah satunya dengan menggelar pelatihan peningkatan kapasitas keamanan informasi, kemarin.
Pelatihan yang diikuti 69 perwakilan perangkat daerah ini mendatangkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Jatim dan PT Telkom Indonesia. Agenda ini digelar untuk membekali pegawai dalam mengenali potensi ancaman siber sejak dini.
Kabid Infrastruktur TIK dan Persandian Diskominfo Lumajang, Ricko Dharma Putra, menjelaskan, Pemkab Lumajang saat ini mengelola sedikitnya 388 subdomain di bawah domain utama lumajangkab.go.id.
Luasnya ekosistem digital tersebut menuntut tingkat kewaspadaan yang tinggi terhadap berbagai ragam serangan, seperti web defacement, phishing, ransomware, hingga kebocoran data.
"Serangan siber acap kali dimulai dari celah kecil yang luput dari pengawasan. Dengan cakupan layanan yang terus berkembang, kemampuan mendeteksi aktivitas tidak wajar menjadi krusial agar gangguan dapat dicegah sebelum membesar," katanya.
Baca Juga: DPRD Lumajang Dukung Selesaikan Perbaikan Infrastruktur
Sementara itu, Kepala Diskominfo Lumajang Mustaqim mengatakan, laju transformasi digital pemerintah daerah wajib diimbangi dengan sistem pertahanan siber yang handal.
Menurutnya, gangguan sekecil apa pun pada sistem digital berpotensi melumpuhkan pelayanan publik.
"Keamanan siber bukan sekadar melindungi perangkat atau aplikasi, melainkan memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan," pungkasnya. (son/bud)
Editor : M. Ainul Budi