RADAR JEMBER - Mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu kali ini kembali mendapat angin segar. Sebab, Pemkab Lumajang memastikan komitmennya untuk terus mengawal masa depan generasi muda lewat program beasiswa daerah.
Tak tanggung-tanggung, selain mencairkan bantuan untuk 134 mahasiswa pada akhir Juli tahun ini, pemkab kini tengah menggodok kuota tambahan untuk gelombang berikutnya.
Baca Juga: Minta Pokir Fokus Perbaikan Jalan di Lumajang! Begini Komentar Bupati Indah Amperawati
Bupati Lumajang Indah Amperawati menjelaskan, penyaluran beasiswa ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Warga tidak boleh putus kuliah hanya karena kendala biaya.
"Pada akhir bulan ini, kami akan menyerahkan beasiswa kepada 134 mahasiswa yang sudah masuk dalam gelombang terakhir," ujarnya.
Selain itu, Bunda Indah sapaan akrabnya menjelaskan, saat ini pihaknya sedang menghitung kemampuan keuangan daerah untuk menambah kuota penerima. Jika proses berjalan mulus, diperkirakan akan ada tambahan sekitar 100 mahasiswa baru.
Baca Juga: Pesona Hidden Gem Antrukan Pawon di Lumajang
Menurutnya, program ini sangat selektif dan memprioritaskan mereka yang benar-benar membutuhkan. Terutama para mahasiswa yang menyandang status yatim, piatu, maupun yatim piatu dari keluarga prasejahtera.
Setiap penerima manfaat akan mendapat bantuan sebesar Rp 6 juta per semester yang dicairkan setiap enam bulan sekali. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan, termasuk pembayaran UKT.
"Calon mahasiswa baru yang sudah diterima di PTN dan berasal dari keluarga yang kami prioritaskan, seperti yatim, piatu, atau yatim piatu dari keluarga tidak mampu, akan mendapatkan bantuan ini," pungkasnya. (son)
Editor : M. Ainul Budi