Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Peran Bidan Penting: Jadi Garda Terdepan Kesehatan Desa, Begini Kata Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Lumajang

Atieqson • Minggu, 5 Juli 2026 | 19:36 WIB
SAMPAIKAN: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat menghadiri peringatan HUT IBI. (KOMINFO LUMAJANG)
SAMPAIKAN: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat menghadiri peringatan HUT IBI. (KOMINFO LUMAJANG)

radar jember - Peran bidan menjadi salah satu fondasi utama dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas demi mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Stadion Semeru.

Menurut Dewi Natalia, menyiapkan generasi masa depan yang unggul tidak dimulai saat anak memasuki bangku sekolah, melainkan sejak masa kehamilan, persalinan, hingga tumbuh kembang awal kehidupan.

Baca Juga: Sakit Hati Usai Orang Tuanya Dihina, Pemuda di Lumajang Ini Nekat Habisi Pacarnya Sendiri

"Kesiapan Generasi Emas 2045 tidak lahir di istana yang megah, tetapi di kamar bersalin dan disambut dengan sentuhan lembut tangan bidan. Sehat tidaknya mereka 20 tahun lagi ditentukan oleh bidan hari ini," katanya.

Dewi menjelaskan, tantangan pembangunan kesehatan saat ini menuntut peran bidan yang semakin luas. Bidan di era modern kini bertindak sebagai pendamping keluarga, penggerak edukasi, mitra pemerintah dalam menekan angka stunting di tingkat desa.

Oleh karena itu, profesi bidan memegang peranan krusial sebagai pemimpin data dan edukasi kesehatan di tingkat akar rumput. Melalui 10 Program Pokok PKK, TP PKK Lumajang berkomitmen memperkuat kolaborasi demi memastikan hak-hak perempuan dan anak terpenuhi—mulai dari kehamilan sehat hingga pemenuhan gizi balita.

Baca Juga: Adu Banteng Laka Dump Truk di Lumajang Diduga Penumpang Sampai Terpental

Menurutnya, meski profesi ini dihadapkan pada perkembangan teknologi medis dan perubahan sosial yang cepat, tantangan terbesar justru muncul jika masyarakat kehilangan akses kebidanan.

“Harapannya, mulai dari keluarga, kader PKK, hingga pemerintah bersinergi mendukung perjuangan para bidan,” pungkasnya.

Editor : M. Ainul Budi
#bidan desa #ketua tp pkk #Lumajang