RADAR JEMBER - Gelaran even bergengsi kelas Nasional berhasil tampil epic di Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, Lumajang.
500 penari ikut terlibat mensukseskan tarian asli Lumajang hingga mampu menghipnotis pengunjung.
Ratusan penari yang tampil hasil seleksi dari sekitar 1.100 peserta berasal dari 114 sekolah dan 29 sanggar tari di Kabupaten Lumajang. Setelah melalui proses kurasi yang terpilih hanya 500 penari.
Ratusan penari itu digembleng dalam sebulan penuh untuk bisa memberikan tampilan yang memukau.
“Kemarin sudah kita seleksi dengan ketat. Bahkan ada 100 penari tingkat SD ikut tampil karena kami lihat potensi mereka cukup bagus makanya kita tampilkan lebih awal,” ucap Bupati Lumajang, Indah Amperawati.
Dia menambahkan, event ini menjadi ajang untuk mengenalkan potensi budaya sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam menjaga keberlanjutan seni budaya daerah.
Termasuk jadi sarana edukasi bagi generasi saat ini jika kebudayaan Lumajang tetap bisa dipertahankan bahkan masuk dalam Kalender Even Nasional (KEN) yang sudah dilaksanakan selama dua tahun berturut-turut.
Untuk menggaet lebih banyak pengunjung, tarian itu dikemas dengan koreaografer yang apik.
Mulai dari perpaduan tari, musik, teatrikal, dan visual artistik, pertunjukan itu mengangkat kisah kejayaan Lamadjang sebagai bagian dari sejarah panjang Kabupaten Lumajang.
“Melalui 'Lamadjang The Land of Glory', kami ingin mengajak generasi muda mengenal kembali sejarah daerahnya,” pungkasnya. (dea)
Editor : Adeapryanis