RADAR JEMBER - Pasca gelaran Segoro Topeng Kaliwungu di Pantai Watu Pecak, Pasirian Lumajang, Bupati Lumajang bersama pejabat pemerintah dan masyarakat sekitar langsung memungut sampah untuk menjaga kebersihan pantai.
Banyaknya pengunjung yang hadir dalam even tersebut mengundang timbulan sampah yang semakin banyak.
Ditambah adanya lapak UMKM yang tersedia ikut menyumbang kebutuhan sampah.
Hal ini dianggap wajar, untuk mendukung perekonomian warga setempat.
Namun, untuk mengantisipasi timbulan sampah Bupati Lumajang telah mengintruksikan dengan melakukan aksi bersih-bersih pantai dengan cara memungut sampah yang ada di area venue even tersebut.
Rata-rata yang paling banyak adalah sampah plastik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang, Hertutik, menjelaskan pihaknya juga telah menerjukan beberapa alat pengangkut sampah untuk mempercepat proses pembersihan.
“Kita bersih-bersih selama dua hari dan sampai malam bersama PKL, dan masyarakat sekitar di area ini. Kami juga menyediakan tong sampah, container dan truk sampah,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati menegaskan kepada seluruh pejabat jika harus ikut melakukan aksi bersih-bersih pantai.
Menurutnya ini menjadi upaya untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih setelah pelaksanaan berlangsung.
“Semuanya ikut, masyarakat, pejabat saya dan mas wabup juga bersih-bersih mengambil sampah plastik,” pungkasnya.
Dia menambahkan, aksi ini juga menjadi langkah untuk menarik minat kunjungan wisatawan dengan menjaga lingkungan agar tetap terlihat lebih bersih. (dea)
Editor : Adeapryanis