SELOK AWAR, Radar Semeru - Tidak sedikit pelajar yang dilibatkan dalam kegiatan Segoro Topeng Kaliwungu 2026 yang rencananya digelar beberapa hari ke depan. Setidaknya ada ratusan lembaga pendidikan dan puluhan sanggar tari yang terlibat.
Tak tanggung-tanggung, hajat seni budaya ini berhasil menyedot antusiasme luar biasa dengan melibatkan 116 lembaga dan 48 sanggar seni dari berbagai wilayah di Lumajang.
Baca Juga: Baru Dateng Langsung Digeruduk, Warga Lumajang Rela Berburu Pertalite Meski Antri
Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Lumajang, Joko Setyo, mengatakan, antusias warga yang menunggu pagelaran even ini cukup besar. Sampai-sampai dari kalangan penari yang kebanyakan dari pelajar pun juga sangat banyak.
"Tingginya partisipasi berbagai elemen masyarakat ini membuktikan bahwa budaya masih menjadi ruang bersama yang ampuh. Budaya terbukti mampu menyatukan berbagai kelompok untuk satu tujuan untuk melestarikan warisan leluhur,” katanya.
Baca Juga: Tribun di Huntap Lumajang Tak Terawat, Begini Kondisinya
Menurutnya, keterlibatan masif dari mulai lembaga pendidikan, komunitas seni, sanggar, hingga masyarakat umum ini bukan sekadar meramaikan panggung.
Lebih dari itu, kolaborasi ini membawa dampak strategis bagi Pemkab Lumajang.
“Menjadi jembatan silaturahmi antar-komunitas. Menjadi wadah belajar bersama, saling berbagi pengalaman, Membangun rasa saling percaya antar warga yang menjadi modal utama menyukseskan agenda kelanjutan Pemkab,” pungkasnya. (ika/son/bud)
Editor : M. Ainul Budi