RADAR JEMBER - Aksi damai yang digelar di gedung DPRD Lumajang, pada Senin (22/6) pagi diterima dengan baik oleh DPRD Lumajang.
Mereka mendukung evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena di klaim mampu tingkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Koordinator Aksi, Novy Sanjaya, menjelaskan jika program ini bukan hanya menjadi pemenuhan gizi melainkan menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah.
Karena mampu menciptakan perputaran ekonomi yang luas dan melibatkan semua lapisan masyarakat.
Sejauh ini total ada 87 dapur SPPG aktif yang mampu mengkaver 4.350 tenaga kerja dengan menggantungkan hidupnya kepada MBG.
Termasuk rantai pasokan bahan makanan dari sejumlah petani dan suplier.
“Bahwa MBG di Lumajang cukup berdampak pada masyarakat luas, 1 SPPG membutuhkan 50 tenaga kerja, belum lagi dari petani rantai suplaynya, suplier yang memiliki tenaga kerja baru. Jadi rantai pertumbuhan ekonominya semakin cepat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Lumajang, Oktafiyani, menjelaskan pihaknya memberikan dukungan soal dorongan evaluasi dan perbaikan MBG di Lumajang agar dikelola lebih baik.
“Kita respon dengan bagus, dengan baik kita dengarkan apa yang menjadi keinginan masyarakat. Yang jelas, MBG di Lumajang kata beliau tadi, sangat bermanfaat karena ada pergerakan ekonomi baik di tingkat petani, UMKM dan masyarakat sekitar. Evaluasi itu penting untuk tata kelola yang lebih baik karena dampaknya dirasakan masyarakat luas,” pungkasnya. (dea)
Editor : Adeapryanis